- Mainan yang mengenalkan bentuk, warna hingga huruf
- Mainan alat musik
- Mainan dengan kegiatan fisik (contoh: bola plastik, rumah-rumahan)
- Mainan dengan tema binatang (contoh: mainan figur binatang)
- Mainan yang bisa digerakan menggunakan kaki.
Untuk memasarkan mainan edukatif, metode pemasaran yang biasa digunakan ialah dengan mempromosikannya melalui media online.
Mainan edukatif dapat dijual secara online di marketplace Indonesia atau melalui akun media sosial seperti Instagram.
Baca: DAFTAR SOAL SD, SMP, SMA: Program Belajar dari Rumah di TVRI Rabu 29 April 2020
Baca: Metode Pemasaran Mainan Edukatif, Jawaban Materi SMA/ SMK Belajar dari Rumah TVRI Rabu (29/4/2020)
Sebab, saat ini masyarakat lebih banyak yang berbelanja online daripada langsung ke tempat.
Untuk promosi yang lebih besar, bisa menggunakan metode promosi jasa endorse yang dilakukan para selebgram yang membuka paid promote.
Dengan hal itu, mainan edukatif yang akan dipasarkan lebih diketahui banyak orang.
Panduan Orangtua
Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi numerasi anak dari melihat tayangan:
1. Jika memungkikan, perhatikan apakah anak menyimak tayangan dengan baik.
2. Ajaklah anak berdiskusi kebermanfaatan tayangan yang disaksikan.
3. Berilah motivasi untuk penyelesaian tugas yang diberikan dengan memeriksa kembali apa yang sudah dikerjakan anak.
4. Untuk tugas yang rumit atau perlu penyelesaian, arahkan anak untuk mencari referensi lainnya dari buku.
5. Jika memungkikan, berdiskusilah dengan guru apabila anak membutuhkan bimbingan lebih lanjut.
6. Berikan penghargaan untuk upaya yang telah dilakukan anak untuk menyelesaikan tugas.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)