TRIBUNNEWSWIKI.COM - Warga twitter berbondong-bondong meramaikan hashtag untuk menyindir Bupati Klaten Sri Mulyani.
Tagar #BupatiKlatenMemalukan membanjiri twitter untuk menyindir pejabat negara ini.
Hashtag #BupatiKlatenMemalukan telah mencapai angka trending hingga 39,7 ribu tweet per Selasa (27/4/2020) sekitar pukul 07.57 WIB.
Diketahui hastag ini telah ramai sejak Senin malam karena banyak bersliweran foto Bupati Klaten terpampang jelas di bantuan yang diberikan untuk masyarakatnya.
Baca: Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Selasa 28 April 2020, Capricorn Perbanyak Makan Protein
Baca: Tutupi Hand Sanitizer Kemensos dengan Stiker Bantuan Pribadi, Tagar #BupatiKlatenMemalukan Trending
Satu diantaranya adalah handsanitizer berstiker Bupati Klaten Sri Mulyani.
Ditambahlagi, handsanitizer tersebut ternyata beraal dari bantuan Kementrian Sosial.
Sebagian netizen menilai tindakan tersebut tak patut dilakukan mengingat situasi sekarang sedang dalam situasi bencana.
Tak pelak, Bupati Klaten harus menelan pil pahit omongan warganet yang menjadikannya bual-bualan di lini masa twitter.
Akun @aresjuliyanto menuliskan "#BupatiKlatenMemalukan
A Thread..." dengan melampirkan foto postingan.
Ternyata tak hanya di handsanitizer tapi juga di beras bantuan, foto Sri Mulyani Bupati Klaten ini nampak di depan pembungkus beras itu.
Akun lain juga tak ketinggalan memposting postingan tambahan wajah bupati yang ada di beberapa bantuan.
Bagaimana komentar Bupati Klaten Sri Mulyani?
Bupati Klaten Sri Mulyani mengklaim jika ada kekeliruan yaitu kesalahan penempelan stiker pada hand sanitizer yang tak lain adalah bantuan yang disebut-sebut dari Kemensos.
"Ada kekeliruan teknis di lapangan yang semestinya tidak perlu terjadi. Untuk itu sudah saya klarifikasi," ujar Bupati Klaten Sri Mulyani saat dimintai konfirmasi wartawan di Pendopo Pemkab Klaten, Senin (27/4/2020).
Kronologi adanya hand sanitizer berstiker Bupati Klaten Sri Mulyani
Dia juga melanjutkan jika kesalahan penempelan stiker terjadi pada saat pembagian.
Bantuan dari Kemensos sebanyak 1.000 hand sanitizer itu disalurkan berbarengan dengan puluhan ribu botol hand sanitizer yang tak lain dari pengadaan Pemkab Klaten.
"Karena bantuan dari Kemensos tidak sebanyak yang dari kami (Pemkab), sehingga petugas tidak cermat menempelkan itu (stiker bupati) pada bantuan yang berasal dari Kemensos yang semestinya tidak ditempeli, " bela Sri Mulyani.
Bupati Klaten yang juga Ketua DPC PDIP Klaten ini mengklaim, hand sanitizer berstiker dirinya, memang beredar sebelumnya, tapi dibagikan pada saat acara PDIP yang turut membagi bantuan masker serta hand sanitizer.
"Bantuan masker dan hand sanitizer juga dihelat oleh partai lewat PAC PDIP yang tercatat ada di 26 Kecamatan di Kabupaten Klaten," pungkas Sri Mulyani.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, TRIBUNJOGJA.COM/Victor Mahrizal)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul, "Kronologi Munculnya Hand Sanitizer Berstiker Bupati Klaten Sri Mulyani yang Viral"