Dia adalah anak kelima dan bungsu dari almarhum Kim Jong-il.
Dikabarkan dia memiliki ikatan yang erat dengan saudara lelakinya dan, ia telah menikmati kehidupan mewah yang asing bagi sebagian besar orang miskin di negara ini.
Sejak usia sembilan tahun dia dididik di Swiss bersama saudaranya dan memiliki koki pribadi dan tim pengawal.
Kim Yo Jong kembali ke Pyongyang untuk kuliah di universitas sebelum mengambil tempat di antara elit penguasa.
Utusan keluarga pertama yang mengunjungi ibu kota Korea Selatan Seoul, ia juga bergabung dengan saudara lelakinya dalam pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.
Dia kemungkinan adalah pewaris takhta yang paling mumpuni, karena anak-anak Kim Jong Un masih terlalu muda.
Kim Jong-chul, kakak laki-laki mereka, dipandang sebagai playboy louche dengan sedikit minat dalam politik dan tidak dianggap sebagai orang yang tak punya darah kepemimpinan.
Saudara tiri Kim Jong-nam meninggal pada tahun 2017 dan saudara tiri Kim Sol-song tidak dianggap sebagai penantang untuk mengambil alih.
Baca: Dirumorkan Meninggal Dunia, Kim Jong Un Dilaporkan Terlihat Jalan-jalan di Kota Wonsan
Belum lama ini Sung Yoong Lee, seorang ahli Amerika tentang Korea, mengatakan sangat mungkin Kim akan lebih kejam daripada saudara laki-laki, ayah atau kakeknya.
"Dia harus menunjukkan keberaniannya dengan memprovokasi AS dengan tes senjata utama dan serangan mematikan terhadap Korea Selatan dan pasukan AS yang ditempatkan di sana." ujar Sung Yoong Lee.
Tujuh dekade pemerintahan oleh dinasti Kim telah melihat ribuan dieksekusi dan jutaan manusia mati kelaparan.
Kim Yo Jong tetap diam dalam menghadapi kebrutalan rezim, termasuk eksekusi pamannya yang dilaporkan diumpankan ke anjing.
Dan dia dengan cepat membawa musuh ke tempat tugas, mencap Seoul "seperti gonggongan anjing yang ketakutan" setelah tes senjata Korea Selatan baru-baru ini.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)