Siap-Siap! YCAB & PLN Berikan Diskon Listrik Rp 100 Ribu Bagi Pelanggan 900 & 1300 VA Terpilih

Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation dan PT PLN (Persero) memberikan bantuan, yaitu diskon listrik bagi pelanggan 900 VA dan 1300 VA terpilih.


zoom-inlihat foto
tarif-listrik-akan-naik.jpg
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation dan PT PLN (Persero) memberikan bantuan, yaitu diskon listrik bagi pelanggan 900 VA dan 1300 VA terpilih.


Sehingga keluarga terpilih akan mendapatkan bantuan biaya tagihan listrik sebesar Rp 100 ribu dalam bentuk token (prabayar) ataupun voucher (pascabayar).

“(Alurnya) pendonor, yayasan, PLN untuk membayarkan rekening token. Jadi bersih, langsung masuk ke rumah yang dituju dan tepat sasaran,” tutur Veronica.

Kuota keluarga prasejahtera yang akan dapat donasi

Target penerima donasi di tahap awal ialah 100 ribu keluarga prasejahtera, yang terbagi atas dua komunitas.

Komunitas pertama ialah 40 ribu ibu-ibu pelaku usaha mikro di kawasan Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung.

Ibu-ibu ini merupakan binaan YCAB Ventures yang menopang biaya hidup akibat ekonomi keluarga yang terdampak virus corona atau Covid-19.

Kemudian, komunitas kedua adalah 60 ribu masyarakat umum yang merasa membutuhkan bantuan keringanan tagihan listrik.

Untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan, dapat segera mendaftar pada awal Mei 2020 berdasarkan pendaftaran ID pelanggannya melalui situs "Light Up" yang dikembangkan oleh PT Glotech Prima Vista (Do-It).

Baca: Kebijakan Berbagai Negara dalam Menyambut Ramadan di Tengah Pandemi Virus Corona

Baca: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia Hingga Sabtu 25 April 2020: 8.607 Terkonfirmasi

Diskon Listrik 900 VA dan 1300 VA dari PLN Terancam Batal?

Sebelumnya, tedengar kabar perihal rencana pemberian diskon listrik untuk pengguna 900 VA dan 1300 VA oleh PT PLN (Persero).

Namun, hingga kini belum ada kepastian.

Sebaliknya, PT PLN (Persero) justru mengungkapkan bahwa pihaknya tidak sanggup memberikan bantuan.

Hal itu karena anggaran yang dibutuhkan bernilai fantastis.

Diketahui sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII DPR RI dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) melalui telekonferensi video pada Rabu (22/4/2020), ada permintaan dari DPR RI untuk memperluas insentif bantuan listrik, karena pelanggan 900 VA non-subsidi dan 1300 VA juga terdampak wabah Covid-19.

Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan tidak sanggup.

Sebab, membutuhkan anggaran sebesar Rp16,9 triliun.

Baca: Donald Trump Setuju Permintaan Jokowi Kirim Ventilator ke Tanah Air, Banyak Masyarakat AS Protes

Baca: 3 Pemudik Asal Sragen di Karantina di Rumah Angker Nangis Minta Pulang, Ngaku Digoda Penunggunya

Kebutuhan dana tersebut dihitung dari jumlah pelanggan 900 VA yang mencapai 22,7 juta pelanggan, dengan tagihan listrik mencapai Rp 143 ribu per pelanggan tiap bulannya.

Sementara, untuk kelompok pelanggan 1300 VA tercatat ada sekitar 11,7 juta pelanggan dengan rata-rata tagihan sebesar Rp 221 ribu per pelanggan tiap bulannya.

"Apabila diminta kepada PLN untuk melaksanakannya dengan kemampuan keuangan PLN sendiri, kami ingin menyampaikan itu akan sangat sulit karena kami tidak memiliki kemampuan untuk bisa memberikan insentif," ucap Zulkifli pada Kamis (23/4/2020) dikutip dari Kompas TV.

Zulkifli menambahkan, jika pemberian insentif itu ditanggung pemerintah, PLN siap menjalankannya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved