Kedua, kompleks Candi Borobudur menjadi contoh luar biasa dari seni dan arsitektur Indonesia dari masa awal abad 8 dan akhir abad 9.
Karya ini memberi pengaruh besar kebangkitan arsitektural pada masa awal abad 13 dan awal abad 16.
Faktor ketiga, Candi Borobudur berbentuk teratai, bunga yang disucikan dalam tradisi Budha.
Kompleks bangunan ibadah ini refleksi eksepsional perpaduan ide asli pemujaan nenek moyang dan konsep Buddhisme dalam mencapai nirwana.
Ke-10 teras berundak dari keseluruhan struktur Candi Borobudur selaras dengan tahapan yang harus dicapai Bodhisattva sebelum mencapai ke-budha-annya.
Baca: Materi SMA Belajar dari Rumah di TVRI: Alasan UNESCO Tetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia
Baca: Jawaban Soal Batu Berak SMP, Candi Borobudur SMA Belajar dari Rumah TVRI Jumat (24/4/2020)
Cara melestarikan Candi Borobudur
Untuk dapat menjaga Candi Borobudur harus dilakukan upaya-upaya berikut :
1. Memelihara peninggalan sejarah sebaik-baiknya, serta menjaga kebersihan dan keindahan
2. Melestarikan budaya sejarah tersebut agar tidak rusak, baik oleh faktor alam maupun buatan
3. Tidak mencoret-coret benda peninggalan sejarah.
4. Turut serta menjaga kebersihan dan keutuhan.
5. Wajib menaati tata tertib yang ada dalam setiap tempat peninggalan sejarah.
Alasan harus bangga dengan Candi Borobudur
Seperti diketahui, Candi Borobudur merupakan peninggalan sejarah di Indonesia yang menjadi warisan dunia.
Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus bangga dengan peninggalan sejarah seperti Candi Borobudur.
Tidak hanya mengajarkan tentang sejarah jaman dahulu, namun juga mengajarkan tentang agama yang ada pada Candi Borobudur.
Selain itu, Candi Borobudur bukan sekedar tempat wisata.
Candi Borobudur juga masih digunakan untuk ritual upacara umat Budha yaitu Waisak.
Adanya Candi Borobudur ini juga mampu memberikan kontribusi bagi pariwisata di Indonesia.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Afitria)