"Virus ini membuat kita ingin berbaring menerima begitu saja. Setiap orang yang terinfeksi memiliki pengalaman berbeda yang belum pernah mereka alami sebelumnya, tetapi kalian jangan hanya diam menerima kenyataan," jelas Chris.
Baca: Studi Baru di China Temukan Virus Corona yang Telah Bermutasi Menjadi 30 Jenis Berbeda
Baca: Gelombang Kedua COVID-19 di Amerika Serikat: Bertemunya Virus Corona dan Datangnya Musim Dingin
Jurnalis itu mengatakan, dia harus bertarung dengan virus tersebut.
"Demamnya membuat kita lemah, membuat tubuh sakit, dan kita akan merasa malas untuk menggerakkan tubuh," tambahnya.
"Virus ini masuk ke paru-paru kita itu hal yang ingin dia lakukan, saya merasa dada saya sesak ketika melihat hasil rontgen," katanya lagi.
Dokter ahli paru-paru yang sempat menanganinya mengatakan, apakah kamu bisa bangun?
Chris menjawab, bahwa dia bisa bangun dari ranjangnya, kemudian dokter menyarankannya untuk rajin bangun dari ranjangnya pada saat itu.
Chris juga dianjurkan untuk meregangkan dadanya layaknya saat sesi peregangan, dia membuka lebar kedua tanganyan ke samping dan mengangkatnya ke atas.
Tapi gerakan itu membuatnya merasa tidak nyaman, meski demikian dokter memintanya terus melakukan hal itu.
Dokter juga menganjurkannya untuk menahan napas selama 10 detik, meskipun itu sulit dilakukan oleh Chris.
Namun dokter memberinya semangat dan sugesti untuk berjuang melawan penyakit tersebut.
Dengan syarat jangan pernah takut dengan penyakit tersebut, karena semua orang bisa melawannya.
Kemudian, Chis menjelaskan 3 kunci yang membuatnya sembuh di rumah antara lain adalah:
1. Sering tarik napas dalam-dalam
"Kamu harus mengambil napas dalam walaupun terasa menyakitkan," ujar dokter kepada Chris.
2. Gunakan pakaian tebal
"Ketika kamu merasa demam, dan terasa sakit jangan berpikir demamnya akan turun begitu saja, kamu harus pakai pakaian berlapis."
3. Perbanyak minum air putih
"Kamu harus banyak minum air putih, namun bisa minum Tylenol jika demamnya tinggi, dan kamu bisa melawan balik penyakit ini."
Tylenol sendiri adalah obat penurun demam sekaligus pereda sakit, namun dianjurkan ketika demamnya tinggi.
Alhasil sepanjang melakukan isolasi mandiri, Chris berhasil sembuh meskipun hanya di rumah saja, dia melakukan perawatan mandiri selama 3 minggu, di ruang bawah tanah rumahnya.
Baca: Fakta Terbaru Virus Corona di Wuhan: Pasien Alami Perubahan Warna Kulit Ekstrem seperti Terbakar
(Intisari/Afif Khoirul M)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)
Artikel ini telah tayang di dengan judul "Tanpa Obat dan ke Rumah Sakit, Pria Ini Berhasil Sembuh Dari Covid-19 Hanya Dengan Lakukan 3 Hal Sepele Ini di Rumah".
dan di Tribunnews.com dengan judul Tanpa Gunakan Obat, Pria Ini Bisa Sembuh dari Covid-19 hanya Lakukan 3 Hal Sepele Ini di Rumah