Dia pun berterima kasih kepada pemerintah provinsi, yang telah memberikan informasi tersebut, karena sangat membantu dalam mencegah penularan Covid-19.
Pihaknya telah menerapkan aturan wajib karantina, bagi setiap masyarakat Kabupaten TTU atau pendatang yang memiliki riwayat perjalanan melalui daerah-daerah zona merah Covid-19.
Raymundus menyebut, wajib karantina di wilayahnya telah diterapkan sejak tiga pekan lalu.
Baca: Kasus Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tergolong Tinggi, Ternyata Ini Alasannya
Pihaknya telah menginstruksikan seluruh petugas yang menangani Covid-19 untuk menertibkan pintu masuk dari arah Kupang dan Atambua, Kabupaten Belu.
"Kami lakukan kebijakan ini, tujuannya hanya satu yakni mencegah penularan Covid-19," kata Raymundus.
Pemerintah Timor Leste sebelumnya mengumumkan delapan orang positif virus corona baru atau Covid-19.
Sebanyak tujuh pasien positif Covid-19 itu merupakan mahasiswa yang baru pulang dari Indonesia.
Tujuh pasien positif itu pulang ke Timor Leste melalui NTT.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, mengatakan, tujuh mahasiswa itu tiba di Kota Kupang pada 1 April 2020.
Mereka sempat mengunjungi sejumlah pusat perbelanjaan di Kupang.
Baca: China Jadi Negara Paling Awal Terkena Virus Corona, Donald Trump Sebut Harus Ada Konsekuensinya
Setelah itu, mereka menumpangi mobil travel dari Kota Kupang menuju Pos Lintas Batas Negara Motaain di Kabupaten Belu.
Perjalanan melewati jalur darat itu memakan waktu enam sampai tujuh jam dan melintasi tiga kabupaten yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU).
Saat tiba di Kefamenanu, ibu kota Kabupaten TTU, mereka sempat makan malam di sebuah rumah makan.
Update virus Corona di Indonesia
Kasus COVID-19 semakin meluas.
Informasi terbaru kasus COVID-19 dapat diakses melalui covid19.go.id.
Update terbaru dari pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tertanggal Senin 20 April 2020.
Hingga Senin pagi (20/4/2020), kasus yang terkonfirmasi totalnya mencapai 6.248.
Ada penambahan kasus sebanyak 327 orang sejak hari Minggu (19/4/2020).
Pasien dalam perawatan sebanyak 5.307.