TRIBUNNEWSWIKI.COM – Runtuhnya Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen di Tempat Ibadah Tri Dharma Kwan Sing Bio membuat warga kaget, Kamis (16/4/2020).
Warga yang mendengar bunyi runtuhnya patung tersebut langsung berhamburan keluar rumah.
Patung Dewa Kong Co Kwang Sing Tae Kown diklaim sebagai patung tertinggi se Asia Tenggara.
Namun patung itu tiba-tiba runtuh dan hanya menyisakan kerangka baja saja.
Padahal patung tersebut baru diresmikan tiga tahun lalu.
Berikut ini adalah fakta-fakta runtuhnya patung Dewa Kong Co di Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang dikutip dari Surya.co.id:
1. Habiskan dana Rp 1,5 miliar
Patung Dewa Kong Co di Kabupaten Tuban, Jawa Timur pertama kali diresmikan oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan pada 17 Juli 2017.
Patung setinggi 30 meter ini didirikan dengan menghabiskan biasa sebesar Rp 2,5 miliar.
Ketua pemilik klenteng, Alim Sugiarto adalah inisiator pembangunan Patung Dewa Kwan Kong di Tuban
Pembangunan monumen patung dewa Kwan Kong ini ditujukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen Ke-1857.
2. Diklaim menjadi patung tertinggi di Asia Tenggara
Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen ini berdiri menjulang setinggi 30,4 meter.
Ketinggiannya membat patung ini mendapat predikat patung tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara.
Patung Dewa Kwan Kong tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan nomor rekor 7996.
Tinggi Patung Dewa Kwan Kong yang ada di Tuban masih kalah dibandingkan dengan yang ada di Tiongkok.
Patung Dewa Kwan Kong yang ada di Tiongkok berdiri tegak setinggi 80 Meter.
3. Tiba-tiba runtuh
Patung Dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen yang berada di tempat Ibadan Tri Dharma Kwan Sing Bio, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur tiba-tiba runtuh, Kamis (16/4/2020).
Kapolsek Tuban, AKP Geng Wahono di lokasi mengaku mendapat laporan pada pukul 10.00 WIB. Saat itu juga, anggota Polres Tuban bergerak ke sana.