TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wabah virus corona masih terus menyebar ke seluruh dunia.
Bahkan, gejala-gejala kemunculannya pun semakin beragam.
Gejala virus corona kini tak hanya identik dengan sesak napas dan batuk.
Namun, ada juga yang tidak merasakan gejala virus corona.
Baru-baru ini, ahli Prancis mengatakan virus corona atau Covid-19 ini juga dapat menyebabkan gejala dermatologis.
Gejala ini menyebabkan kulit kemerahan yang kadang menyakitkan hingga gatal-gatal.
Para ahli Prancis menduga kemunculan hal ini menjadi gejala baru Covid-19.
Diduga gejala dermatologis ini dapat muncul tanpa disertai gejala pernapasan.
Tak hanya itu, mereka juga menyoroti tentang lesi kulit yang mungkin menjadi tanda Covid-19 lainnya.
Baca: Ahli Temukan Gejala Baru Virus Corona, Kulit Merah dan Gatal, Tanpa Disertai Masalah Pernapasan
Lesi kulit merupakan jaringan kulit yang tumbuh abnormal di permukaan maupun di bawah permukaan kulit.
Di samping gejala pada kulit, rupanya Covid-19 juga memiliki gejala lainnya antara lain :
Kelelahan Berlebihan
Dikutip dari Kompas.com, seorang pria dari Silver Spring, Maryland merasa sangat lelah hingga hampir tak bisa berjalan.
Padahal ia tidak merasakan demam, namun ia mengaku kedinginan.
Kendati demikian, dokter telah memeriksa gejala yang dialami pria tersebut apakah gelaja Covid-19 atau bukan.
Baca: Ekonomi Terperosok, Sejumlah Negara di Dunia Lakukan Buka Tutup Pembatasan Sosial COVID-19
Tak Bisa Mengecap dan Membau
Gejala Covid-19 lainnya yaitu kehilangan indera penciuman dan pengecap.
Dalam hal ini, penderita tiba-tiba tidak bisa merasakan rasa dan bau.
Baca: Terinfeksi Corona Tapi Sama Sekali Tak Bergejala, Mengapa Bisa? Begini Penjelasan Ahli
Hal ini awalnya dilaporkan oleh British Rhinological Society dan American of Otolaryngology pada akhir Maret 2020 lalu.
Dalam laporan tersebut bukti anekdotal yang menunjukkan indera penciuman dan pengecap menjadi gejala Covid-19.