TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puasa Ramadan sebentar lagi akan dilaksanakan oleh umat Islam seluruh dunia.
Puasa merupakan ibadah dalam agama Islam yakni tindakan menahan hawa nafsu, makan dan minum.
Puasa Ramadan tersebut merupakan wajib bagi umat Islam.
Kegiatan berpuasa dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari atau selama lebih dari 12 jam tubuh tidak akan mengonsumsi makanan dan minuman apapun.
Karena perlu menahan makan dan minum maka tentu saja orang yang puasa akan lapar dan haus.
Namun banyak yang ternyata lebih kesulitan menahan haus dibandingkan dengan menahan lapar.
Baca: Puasa Memiliki Banyak Manfaat bagi Kesehatan, namun Orang-orang Ini Tak Disarankan Berpuasa
Baca: Malam Nisfu Syaban Jatuh Pada 8 April 2020, Bagaimana Hukum Berpuasa Setelah Malam Nisfu Syaban?
Sebenarnya merasa haus saat puasa adalah hal yang wajar, karena tubuh tidak akan mendapatkan cairan selama lebih dari 12 jam.
Namun haus bisa saja tak tertahankan dan sampai mengalami dehidrasi.
Meski demikian ada tips dan trik yang bisa dilakukan agar bisa menahan haus selama berpuasa dan siang harinya tetap bisa beraktivitas normal.
Penting diketahui, ketika tenggorokan terasa kering dan merasa haus, biasanya dipicu oleh beberapa faktor, seperti beraktivitas di luar ruangan sehingga menguras cairan tubuh, dan kondisi cuaca yang panas dengan kelembaban yang tinggi.
Selain itu, faktor makanan yang kita konsumsi saat makan sahur juga mempengaruhi rasa haus saat berpuasa.
Oleh karenanya, agar kita tidak merasa haus hingga mengalami dehidrasi, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang tepat saat berbuka maupun sahur.
Dilansir oleh British Nutrion Foundation, dengan minum banyak cairan, serta mengonsumsi makanan kaya cairan, seperti buah, sayuran, yogurt, dan sup sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari dan untuk memulai puasa di hari berikutnya agar tubuh terhidrasi dengan baik.
Tips dan trik lainnya supaya kita tidak mudah merasa haus di siang hari selama puasa Ramadan adalah dengen memerhatikan rumus sahur dan berbuka.
Baca: Inilah 3 Hari dan Tanggal yang Dianjurkan Puasa Rajab Karena Keutamaannya, Lengkap Doa Buka Puasa
Berikut adalah rumus ketika sahur dan berbuka:
Sahur
Saat sahur, kita perlu minum banyak cairan dan pilih makanan kaya cairan untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk menjalani puasa di hari tersebut.
Pilih jenis makanan tepung untuk menambah energi, pilih serat tinggi atau varietas gandum jika memungkinkan karena ini dapat membantu tubuh merasa lebih kenyang dan dapat membantu pencernaan hingga membantu mencegah sembelit.
Beberapa jenis makanan tersebut, seperti oat, sereal sarapan berserat tinggi, nasi, yogurt, dan roti gandum.
Sebaliknya, kita juga perlu menghindari makanan dengan kandungan garam yang tinggi maupun makanan asin, karena garam merangsang rasa haus.
Buka puasa
Buka puasa sering kali menjadi waktu perayaan hingga ajang balas dendam akibat menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam.
Meski muncul keinginan menyantap makanan lebih besar, namun penting untuk tidak berlebihan saat makan selama bulan Ramadan, terlebih saat buka puasa.
Mengkonsumsi banyak gorengan, krim, dan makanan manis dapat menyebabkan tubuh mengalami penambahan berat badan.
Karenanya, saat berbuka puasa utamakan untuk mendapatkan banyak cairan, rendah lemak, makanan kaya cairan, dan makanan yang mengandung gula alami untuk energi, seperti air putih, jus buah, dan kurma.
Dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan bertepung, buah dan sayuran, susu, dan makanan kaya protein seperti daging, ikan, telur dan kacang-kacangan.
Baca: Inilah 3 Hari dan Tanggal yang Dianjurkan Puasa Rajab Karena Keutamaannya, Lengkap Doa Buka Puasa
(Grid Health/Levi Larassaty)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)
Artikel ini telah tayang di Grid Health dengan judul "Tips Tidak Mudah Haus Selama Puasa Ramadan, Walau Tetap Beraktivitas di Siang Hari".