Perawat Ditampar Oknum Satpam saat Ingatkan Pakai Masker, Wali Kota Semarang Minta Maaf

Hendi pun menyampaikan permohonan maaf kepada para tenaga medis di Indonesia atas perlakuan tidak terpuji salah satu oknum warga Kota Semarang itu


zoom-inlihat foto
ilustrasi-selingkuh00121.jpg
SCIENCE PHOTO LIBRARY
Ilustrasi penganiayaan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kasus penamparan terhadap seorang perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kota Semarang, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Aksi pemukulan itu juga sempat terekam kamera CCTV dan kemudian viral di media sosial.

Diketahui, penamparan tersebut dilakukan oleh seorang oknum satpam pada Kamis (9/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasus ini pun mencuri banyak perhatian masyarakat, termasuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Hendi pun meminta  jajaran kepolisian untuk memproses kasus tersebut agar terus berjalan.

“Supaya menjadi shock therapy bagi semuanya, agar tidak bertindak arogan kepada para tenaga medis yang sedang bertugas," ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2020).

Baca: Buntut Penolakan Pemakaman Perawat Positif Covid-19 di Semarang, PPNI Bawa Kasus Ini ke Ranah Hukum

Hendi juga mengaku sangat prihatin dengan tindakan tidak terpuji tersebut.

Padahal di tengah pandemi seperti saat ini, setiap orang wajib untuk memakai masker.

“Semua harus mematuhi aturan. Kalau diminta jaga jarak, ya harus jaga jarak. Kalau diminta pakai masker, yang harus pakai masker," ujar dia.





Halaman
123
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved