Tak Ada Kasus Baru di Vietnam, 90 Pasien Sembuh dan Kini Tinggal 150 Pasien Covid-19 yang Dirawat

Sebelumnya, selama 22 hari selalu ada penambahan kasus Virus Corona pada setiap harinya. Dari total 240 pasien,90 pasien dinyatakan sembuh, 0 kematian


zoom-inlihat foto
tim-medis-menggunakan-apd-lengkap.jpg
KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
Tim medis menggunakan APD lengkap saat menunjukan ruang isolasi pasien corona di RSU dr Slamet Garut, beberap waktu lalu


Kedua, pasien yang positif terinfeksi virus corona akan mendapat level perawatan yang tinggi di mana harus melakukan diet.

Ketiga, tim medis juga memperhatikan tingkat penyerapan oksigen dalam darah pasien yang sedang ditangani.

Tak hanya fokus pada tim medis saja, pemerintah Vietnam sama seperti Indonesia yang melakukan pemberhentian sementara kegiatan belajar di sekolah guna mencegah penyebaran virus corona semakin luas.

pasien virus corona
pasien virus corona (SCMP/Xinhua)

Vietnam Ciptakan Bilik Disinfeksi "Portable" untuk Basmi Virus Corona

Vietnam berinovasi dalam upayanya melawan virus corona.

Terbaru, Vietnam membuat bilik disinfeksi portable.

Bilik yang menyemprotkan air elektrolit ini didesain dan diproduksi oleh Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vietnam, yang bekerja sama dengan Vietnam Academy of Science and Technology (VAST).

Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan yang merupakan Kementerian Kesehatan Vietnam, mengatakan bilik ini telah dipasang dan bisa digunakan di area padat penduduk.

Gunanya untuk membatasi penyebaran patogen berbahaya, terutama dalam wabah virus corona yang telah menjadi pandemi global.

Hanya butuh waktu 15-20 detik untuk membersihkan diri di bilik ini, dan satu bilik bisa digunakan sampai 1.000 orang per hari.

Bilik disinfeksi ini juga dirancang portable dengan ukuran lebar 1 meter dan tinggi 2 meter, jadi mudah dilepas dan diangkut untuk dipindah tempat.

Inovasi yang dilakukan Vietnam ini sempat viral fotonya di media sosial, dalam gambar yang diunggah akun Twitter @LunaOi_VN pada JUmat (13/3/2020).

Menurut Direktur VAST, Doan Ngoc Hai, sistem ini dirancang berdasarkan prinsip penggunaan larutan garam terisolasi (anolyte) dalam bentuk kabut yang menyemprotkan ke seluruh tubuh sebagai disinfektan.

VAST memastikan disinfektan ini aman untuk kulit sensitif.

Dalam percobaan awal, Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vietnam melakukan tes mikrobiologis pada manusia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen bakteri dan virus di permukaan tubuh, pakaian, sepenuhnya dibasmi setelah dilakukan disinfeksi.

Kemudian untuk virus corona, bilik ini diklaim dapat menghilangkan 99,99 persen virus SARS-CoV-2 yang berukuran 1/900 rambut manusia.

Selain penularan antarmanusia, virus itu biasanya menempel di permukaan pakaian, tas, sepatu, dan benda-benda lainnya.

Bilik disinfeksi di Vietnam yang diciptakan oleh Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan bersama Universitas Sains dan Teknologi Hanoi.(Twitter @LunaOi_VN)
Bilik disinfeksi di Vietnam yang diciptakan oleh Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan bersama Universitas Sains dan Teknologi Hanoi.(Twitter @LunaOi_VN) ()

Kemudian dilansir dari VN Express, sistem disinfektan ini terdiri dari dua bilik.

Satu bilik menyemprotkan air elektrolit dalam bentuk tetesan, sedangkan bilik lainnya mengarahkan panas dan ozon ke tubuh pengguna bilik.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved