Wedang Uwuh

Wedang Uwuh merupakan minuman khas Yogyakarta yang saat ini tengah populer dan menjadi minuman paling dicari


zoom-inlihat foto
wedang-uwuhh.jpg
tandaseru.id
Wedang Uwuh

Wedang Uwuh merupakan minuman khas Yogyakarta yang saat ini tengah populer dan menjadi minuman paling dicari




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wedang uwuh menjadi salah satu minuman yang paling dicari oleh masyarakat Indonesia ditengah menyebarnya virus corona.

Minuman berbahan dasar rempah ini dipercaya bisa menjaga kesehatan dan juga kebugaran tubuh.

Wedang Uwuh bukanlah minuman biasa karena dibuat dengan berbagai jenis herbal dan khasiatnya sudah banyak teruji.

Wedang Uwuh sendiri merupakan minuman khas asal Yogyakarta.

Minuman tradisional ini diberi nama Wedang Uwuh lantaran secara ekskplisit uwuh mengandung makna 'sampah'.

Saat ini Wedang Uwuh sudah banyak dijual dipasaran dan juga di toko belanja online.

Berbeda dengan minuman lainnya, Wedang Uwuh tidak dibuat serbuk.

Produk minuman satu ini masih dalam bentuk herbal aslinya hingga terkesan seperti sampah.

Aroma racikan Wedang Uwuh ini sangarlah khas, terlebih jika belum diseduh.

Setelah diseduh, warnanya akan kemerahan.

Warna merah ini berasal dari kayu secang yang memiliki rasa manis dan pedas khas herbal. (1)

Ilustrasi Wedang Uwuh
Ilustrasi Wedang Uwuh (Genpi.com)

Baca: Angsle

Baca: Wedang Ronde

  • Bahan dan Khasiat


Jahe diketahui bersifat antikoagulan yang bermanfaat dalam mencegah penggumpalan darah.

  • Jahe

Jahe juga mengandung antioksidan yang berguna untuk mengatasi radikal bebas.

Tumbuhan satu ini juga kaya akan minyak asiri yang berguna untuk meningkatkan fungsi jantung.

Kandungan mineral lain dalam jahe juga mampu memperkuat otot usus dan merangsang selaput lendir perut besar.

Hal ini akan menguatkan lambung, memperbaiki dan melancarkan pencernaan.

  • Kayu Secang

Wedang uwuh yang berwarna merah berasal dari kayu secang (Caesalpinia sappan).

Khasiat wedang uwuh dari bahan ini karena bersifat antioksidan, antikanker, melancarkan peredaran darah, dan melegakan pernapasan.

  • Daun dan Buah Pala

Pala, baik bagian buah dan daunnya kaya dengan kandungan kimianya seperti saponin, polifenol, dan flavonoid.

Zat ini ampuh dalam mengatasi insomnia, batuk berlendir, masuk angin, mengobati kejang otot, dan meredakan nyeri.

Herbal ini juga bersifat antiemetik (mengatasi rasa mual), stomakik (melancarkan pencernaan), dan karminatif (melancarkan buang angin).

Tanaman ini juga baik untuk mengatasi rematik, melancarkan sirkulasi darah, dan meredakan nyeri haid.

  • Cengkeh

Khasiat wedang uwuh dari bahan cengkeh diketahui bersifat kimiawi yang hangat, bersifat aromatik, dan rasanya tajam.

Herbal ini juga mempunyai efek farmakologis sebagai antiseptik, perangsang (stimulan), anestetik lokal, menghilangkan kolik, dan peluruh kentut (icarminative).

Di dunia medis, minyak cengkeh dimanfaatkan untuk meredakan sakit gigi.

Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) kaya minyak atsiri, asam galotanat, asam oleanolat, karyofilin, eugenol, fenilin, resin, dan gom.

  • Daun dan Kayu Manis

Selain rasanya yang manis, herbal ini juga berkhasiat sebagai antioksidan, mengatasi sakit perut, kembung, sakit kepala karena sinus, dan memulihkan rasa lelah, dan meningkatkan imunitas tubuh.

  • Kapulaga

Khasiat wedang uwuh dari bahan kapulaga juga kaya dengan kandungan protein, gula, lemak, minyak atsiri, sineol, terpineol,karvona, dan mineral penting lainnya.

Kandungan ini ampuh sebagai obat batuk maupun untuk mencegah pengeroposan tulang.

  • Akar dan Daun Sereh

Akar sereh berkhasiat sebagai obat batuk, peluruh dahak, bahan kumur, peluruh air seni, peluruh keringat, dan menghangatkan badan.

Begitupun daun sereh yang berkhasiat meredakan kejang, penurun panas, dan menambah nafsu makan. 

  • Sejarah


Pada era Sultan Agung, Raja Mataram itu pergi mencari tempat untuk peristirahatan terakhir keluarganya dengan para pengawalnya.

Sultan Agung telah bertapa sebelum memantapkan tempat tersebut sebagai tempat peristirahatan keluarga raja.
Konon malam hari saat betapa, ia meminta pengawalnya untuk membuatkan minuman yang ampuh untuk menghangatkan tubuh.

Saat minuman disajikan di bawah pohon dekat tempat sang Sultan beberapa ranting dedaunan jatuh dan masuk dalam wadah minuman itu.

Tidak menyadari ada daun dan ranting yang masuk dalam wedangnya Sang Raja tetap meminum wedang itu.

Dinilai nikmat, akhirnya Sang Raja meminta pengawalnya untuk membuatkan satu lagi minuman yang saat itu ia minum.

Secara seksama pengawal itu akhirnya mengamati satu persatu isi dari minuman yang diminta sultan.

Akhirnya wedang uwuh dikenal masyarakat Yogyakarta bahkan Nusantara. (2)

Ilustrasi rempah-rempah, bahan untuk membuat wedang uwuh.
Ilustrasi rempah-rempah, bahan untuk membuat wedang uwuh. (SHUTTERSTOCK/HARISMOYO)

  • Cara Membuat


Langkah pertama bakar jahe, lalu digeprek hingga pipih.

Didihkan air lalu masukkan jahe untuk direbus hingga sarinya keluar.

Masukan juga cengkeh atau batang cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis, daun pala, serutan kayu secang, dan gula batu.

Jika sudah mengeluarkan warna merah bata minuman dapat diangkat dan tuangkan dalam gelas.

Selanjutnya wedang uwuh bisa dihidangkan dengan disaring atau tanpa disaring.

Minuman ini bisa disimpan dan bertahan hingga kurang lebih 3 sampai 5 hari di dalam kulkas. Wedang uwuh bisa disajikan panas atau tambahkan es batu untuk sensasi dingin.

Baca: Bajigur



Nama Wedang Uwuh
Klasifikasi Minuman Khas/Traditional
Asal Yogyakarta
   


Sumber :


1. www.harapanrakyat.com
2. travel.kompas.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved