Virus Corona Pernah Diberitakan Dapat Menular Lewat Udara, WHO Sebut COVID-19 Tidak Airborne

Kabar gembira, akhirnya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat Covid-19.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-batuk-dan-bersin.jpg
Kompas.com
Ilustrasi batuk dan bersin


TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Virus corona masih menjadi momok di dunia kesehatan.

Wabah ini menjangkiti hampir seluruh negara di dunia.

Hal tersebut membuat masyarakat semakin khawatir, terutama karena penyebarannya yang luas dan cepat. 

Data yang dilansir oleh Tribunnewswiki.com dari Worldometer, menunjukkan jika wabah ini telah menjangkiti 1.528 orang di Indonesia.

Total kesembuhan pasien di Indonesia sebanyak 81 orang dengan jumlah korban meninggal 136 orang.

Satu diantara beberapa cara untuk menghambat penyebarluasan infeksi Covid-19 adalah mengetahui cara penularan virus corona.

Seperti yang telah diketahui, virus corona menyebar lewat droplets, atau air liur.

Baca: Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan Masyarakat, Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Baca: Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Jokowi Minta Pemda Tak Buat Kebijakan Sendiri

Akan tetapi belakangan, masyarakat sempat dihebohkan oleh isu tentang virus corona yang berpotensi menular lewat airborne dan mampu bertahan selama 8 jam di udara.

Akan tetapi, bantahan tegas datang dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui akun Instagram mereka. 

Dalam akun resmi milik WHO menuliskan keterangan postingan terbaru jika faktanya virus corona Covid-19 tidak menular melalui airborne atau udara.





Halaman
12
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved