TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viral dua orang dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) hazmat suit lengkap dengan kacamata pelindung saat berbelanja di salah satu toko swalayan diusir.
Hal itu diketaui melalui unggahan video yang tersebar dan viral di Twitter, Minggu (29/3/2020).
Dua buah video yang diunggah oleh akun media sosial Titter @danedgustama itu langsung mendapatkan tanggapan dari warganet.
Pada video pertama berdurasi 12 detik, terlihat adanya percekcokan antara dua orang pengunjung dengan APD dan salah seorang pegawai supermarket.
"Ya saya mau belanja disini juga tenang-tenang, kita juga bawa duit disini, kita juga mau belanja," ucap wanita dengan APD.
Salah seorang pegawai supermarket tersebut menegur kedua orang tersebut karena dianggap menebarkan ketakutan dan membuat pengunjung lain tidak nyaman.
"Orang di sini enggak bisa tenang gara-gara kalian," ujar pegawai supermarket.
Lantas seorang wanita dengan APD itu terus membalas perkataan seorang pegawai yang menegur mereka.
Baca: Fokus Tangani Corona, Erick Thohir Batalkan Mudik Gratis, Dana Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
"Kalo enggak, bapak yang belanjain," kata wanita dengan APD.
"Pak, minta peraturannya aja deh," tambah wanita tersebut.
Tak kunjung berakhir, perselisihan tersebut tetap berlanjut pada video kedua yang berdurasi 36 detik.
Kondisi supermarket yang ramai membuat keberadaan kedua orang dengan APD tersebut semakin menjadi pusat perhatian pengunjung lainnya.
"Kalian kenapa sih pakai pakaian begini," tanya sang pegawai.
"Justru kalian yang datang kesini dengan penampilan seperti ini jadi pertanyaan orang," tambahnya.
Dengan tegas, pegawai tersebut mempersilahkan kedua orang itu untuk segera meninggalkan supermarket.
"Selesaikan segera kalau begitu, selesaikan saja, mana yang kalian perlu bawa. Pengunjung saya jadi lihat semua," tegas pegawai.
Melihat peristiwa itu, banyak warganet yang menyayangkan aksi kedua orang tersebut.
Mengingat banyak tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas yang masih kekurangan APD untuk menangani pasien.
Beberapa tenaga kesehatan bahkan harus membuat APD darurat menggunakan jas hujan dan kantong plastik.
Unggahan tersebut langsung ramai diserbu banyak komentar dari warganet.
Tak sedikit yang geram dan mengecam aksi kedua orang tersebut.
Baca: Dirawat di Rumah Sakit karena Bronkitis, dr. Tirta Jadi PDP Covid-19, Titipkan Ini ke Anies Baswedan
@sniffIess: "instalasi rumah sakit lagi kekurangan apd then they’ll wearing this just into groceries shoping Lmao sorry to say but its to over"
Hal yang dilakukan kedua orang dalam video tersebut memang mencerminkan perilaku masyarakat yang tak terpuji yang juga membuat para netizen jadi menggelengkan kepala.
@Widino: "Ketakutan dan kekhawatiran cenderung mengarahkan seseorang pada tindakan kebodohan."
Baca: Pemdes Purbalingga Ambil Tindakan Local Lockdown dan Suplai Kebutuhan Warganya Rp50 Ribu Per Hari
@yourdailyboyfie : "Makanya klo punya otak dibawa gan, jangan ditinggal. Udah tau APD disaat saat kek gini langka bgt, dibutuhin buat tenkes. Apa mau gaya2an biar disangkanya orang punya? Dih norak!"
Ada juga yang merasa bahwa perilaku yang dilakukan orang dalam video justu menakut-nakuti pengunjung.
@danedgustama : "Tapi ini beneran nakut2in sih, nanti dikiranya ada apa-apa di tempat itu, dikiranya ada ODP/PDP/ Positif gitu yang jadinya nakutin pelanggan lain -_-"
Bahkan, ada juga yang menyanjung atas hal yang dilakukan seorang pegawai selaku pihak supermarket, karena menurutnya itu adalah hal yang tepat.
@adisatya : "Ya dan mnrt sy tepat tindakan Lottemart, hrs tegas dgn org2 seperti itu."
Baca: Tak Banyak Petugas Medis Terpapar Covid-19, Begini Perencanaan Matang Singapura Hadapi Pandemi
Baca: Kabar Baik COVID-19, Seluruh Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)