Imbas Pandemi Virus Corona, Juventus dan Barcelona Resmi Potong Gaji Para Pemainnya

Juventus mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk memotong gaji para pemainnya akibat liga yang dihentikan seturut pandemi corona.


zoom-inlihat foto
juvebtus.jpg
juventus.com
Selebrasi para pemain Juventus.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Juventus resmi mencapai kesepakatan dengan anggota skuadnya untuk pemangkasan gaji pemain di tengah dampak infeksi virus corona.

Kesepakatan pengurangan gaji penuh pemain Juventus dikonfirmasi lewat pernyataan resmi klub, Sabtu (28/3/2020) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Tak sekadar pemotongan, anggota skuad Juve, termasuk pelatih, bahkan bersedia tak menerima bayaran selama Maret-Juni tahun ini.

Namun, mereka akan mendapatkan kompensasi ekstra jika kompetisi kembali dilanjutkan dan selesai dalam kurun waktu bersangkutan.

Pemotongan gaji kolektif ini merupakan bentuk solidaritas Cristiano Ronaldo cs guna membantu keuangan klub selama masa pembekuan kompetisi.

Gestur positif itu terwujud setelah diinisiasi kapten mereka, Giorgio Chiellini.

Paulo Dybala (tengah kiri) menjadi penentu kemenangan dengan gol semata wayangnya di laga Grup D, Liga Champions antara Juventus kontra Atletico di Juventus Stadium, Selasa (26/11/2019).
Paulo Dybala (tengah kiri) menjadi penentu kemenangan dengan gol semata wayangnya di laga Grup D, Liga Champions antara Juventus kontra Atletico di Juventus Stadium, Selasa (26/11/2019). (Twitter @juventusfc)

"Dalam beberapa pekan mendatang, kesepakatan personal dengan pemain dan pelatih akan diselesaikan sesuai regulasi yang diperlukan."

"Juventus berterima kasih kepada pemain dan pelatih atas komitmen mereka dalam situasi sulit bagi semua orang ini," demikian petikan pernyataan resmi Juventus, dikutip dari situs klub.

Dalam pernyataan tersebut, Juventus mengklaim inisiatif pemangkasan gaji akan menghemat finansial klub hingga 90 juta euro atau setara Rp1,6 triliun.

Jumlah itu sangat masif karena Juventus memang memiliki nilai tagihan gaji pemain tertinggi di Serie A.

Menurut data Goal Italia, total anggaran Juve memakan biaya 250 juta euro untuk sektor penggajian pemain dalam satu tahun fiskal.

Karena itu, sebulan tanpa pembayaran upah pemain akan menghemat kas sekiranya 20 juta euro lebih.

Dalam waktu 4 bulan, uang yang bisa diselamatkan Juventus di lajur pengeluaran mencapai 90-an juta euro.

Nilai yang dirasa cukup buat mengompensasi ketiadaan pendapatan dari sektor pemasukan per hari pertandingan, atau distribusi merchandise yang terkendala akibat pembekuan kompetisi.

Sampai Sabtu kemarin, kasus positif virus korona di Italia sudah mencapai 92.472 dengan korban jiwa menembus angka 10.000.

Sisi positifnya, sudah 1.434 individu yang dinyatakan sembuh atau meningkat 845 dari hari sebelumnya.

Tak hanya Juventus, sebelumnya Barcelona juga merilis pernyataan resmi mengenai pemberlakuan pemotongan gaji yang akan diterapkan kepada anggota staf, termasuk skuad utama dari tim sepak bola dan bola basket.

Para pemain Barcelona musim 2019-20.
Para pemain Barcelona musim 2019-20. (Squawka)

Pengumuman tersebut dimuat Barcelona dalam laman resmi klub pada Jumat (27/3/2020) pagi waktu setempat.

"Dewan Direksi, setelah melakukan rapat jarak jauh, telah membahas langkah-langkah yang akan diterapkan untuk meminimalkan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh krisis virus corona pada kegiatan FC Barcelona," bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip dari laman resmi Barcelona.

"Kami juga membahas tindakan yang sedang dilakukan oleh klub dan yayasan bekerja sama dengan pihak berwenang, dengan tujuan menghindari penyebaran penyakit sebanyak mungkin."











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved