Burung Cenderawasih

Burung Cendrawasih adalah burung khas Papua yang terkenal akan keindahan bulunya.


zoom-inlihat foto
cendrawasih.jpg
instagram/cerita_papua
Cenderawasih

Burung Cendrawasih adalah burung khas Papua yang terkenal akan keindahan bulunya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Burung Cenderawasih adalah burung khas Papua.

Terutama burung jantan, memiliki bulu-bulu yang indah layaknya bidadari yang turun dari surga (kayangan).

Cenderawasih terkenal akan keindahan bulnya.

Burung Cenderawasih adalah kelompok spesies burung yang dikelompokkan dalam famili Paradisaeidae.

Burung ini hanya terdapat di Indonesia bagian timur, Papua Nugini, dan Australia timur.

Cenderawasih terdiri atas 14 genus dan dan sekitar 43 spesies.

Tiga puluh spesies diantaranya bisa ditemukan di Indonesia.

Masyarakat Papua percaya burung cenderawasih sebagai titisan bidadari dari surga.

Dulunya burung ini dianggap sebagai burung cantik namun tak berkaki.

Burung ini tidak akan turun ke tanah tetapi hanya berada di udara karena bulu-bulunya yang indah.

Sebab itulah burung Cenderawasih terkenal sebagai Bird of Paradise atau Burung Surga (Kayangan).

Beberapa jenis yang terkenal adalah dari genus Paradisaea yang penamaannya berasal dari kata Paradise.

Burung Cenderawasih masuk dalam anggota famili Paradisaeidae dan dari ordo Passeriformes.

Cenderawasih punya ukuran beragam tergantung dari spesiesnya.

Spesies King bird of paradise punya ukuran 15 cm sampai spesies Black Sicklebill yang berukuran 110 cm.

Jenis Cenderawasih yang paling terkenal adalah Cenderawasih Kuning Besar atau Paradisaea apoda yang berasal dari genus Paradisaea.

Ciri yang paling menonjol pada burung ini yaitu warna bulunya yang cerah dan menarik perhatian seperti kuning, hijau, merah, dan biru.

Cenderawasih biasanya dinamakan sesuai dengan warna dominannya, seperti Cenderawasih Kuning Kecil, Cenderawasih Kuning Besar, dan Cenderawasih Merah. (1)(2)

Baca: Burung Kenari

  • Jenis-Jenis


Cenderawasih terdiri atas 13 genus yang mempunyai sekitar 43 spesies (jenis).

Indonesia merupakan negara dengan jumlah spesies Cenderawasih terbanyak.

Diduga sekitar 30-an jenis Cenderawasih bisa ditemukan di Indonesia. Dan 28 jenis diantaranya tinggal di pulau Papua:

  • Cendrawasih Gagak (Lycocorax pyrrhopterus); endemik Maluku.
  • Cendrawasih Panji (Pteridophora alberti); Papua
  • Cendrawasih Kerah (Lophorina superba); Papua
  • Cendrawasih Paruh-sabit Kurikuri (Epimachus fastuosus); Papua.
  • Cendrawasih Botak (Cicinnurus respublica); endemik pulau Waigeo, Raja Ampat.
  • Cendrawasih Raja (Cicinnurus regius); Papua dan pulau sekitar.
  • Cendrawasih Belah Rotan (Cicinnurus magnificus); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii); endemik Maluku.
  • Cendrawasih Mati Kawat (Seleucidis melanoleuca); Papua.
  • Cendrawasih Kuning Kecil (Paradisaea minor); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Kuning Besar (Paradisaea apoda); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Raggiana (Paradisaea raggiana); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Merah (Paradisaea rubra); endemik pulau Waigeo, Indonesia.
  • Toowa Cemerlang (Ptiloris magnificus); Indonesia, Papua Nugini, dan Australia.
  • Manukodia Mengkilap (Manucodia ater); Indonesia dan Papua Nugini.
  • Paradigala Ekor-panjang (Paradigalla carunculata); Papua.
  • Astrapia Arfak (Astrapia nigra); endemik Papua, Indonesia.
  • Parotia Arfak (Parotia sefilata); endemik Papua, Indonesia.
  • Pale-billed Sicklebill (Drepanornis bruijnii); Indonesia dan Papua Nugini.

Burung Cenderawasih Mati Kawat (Seleucidis melanoleuca) ditetapkan menjadi fauna Identitas Provinsi Papua.

Jenis seperti Cenderawasih Raja, Cenderawasih Botak, Cenderawasih Merah, Toowa, dan Cenderawasih Kuning Kecil, telah masuk dalam daftar jenis satwa yang dilindungi berdasarkan UU No 5 Tahun 1990 dan PP No 7 Tahun 1999. (1)

Baca: Burung Maleo

  • Hubungan dengan Manusia


Masyarakat di Papua sering menggunakan bulu Cenderawasih dalam pakaian dan adat mereka.

Beberapa abad lalu bulu itu penting untuk dibuat topi wanita di Eropa.

Perburuan untuk mendapat bulu dan perusakan habitat menyebabkan penurunan jumlah burung pada beberapa jenis ke tingkat terancam; perusakan habitat karena penebangan hutan sekarang merupakan ancaman utama.

Perburuan burung Cenderawasih untuk diambil bulunya untuk perdagangan topi marak di akhir abad 19 dan awal abad 20 (Cribb 1997.

Akan tetapi sekarang cenderawasih dilindungi dan perburuan hanya dibolehkan untuk kebutuhan perayaan dari suku setempat. (3)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)



Nama Cenderawasih
Famili Paradisaeidae
Jumlah Spesies 43
Daerah Persebaran Indonesia bagian timur, Papua Nugini, dan Australia timur
   


Sumber :


1. alamendah.org
2. travel.detik.com
3. id.wikipedia.org


Penulis: Ika Wahyuningsih






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved