Menkeu: Korban PHK Akibat Corona Akan Terima Santunan Rp 1 Juta Per Bulan dan Pelatihan

Ssantunan dan pelatihan yang akan diberikan untuk korban PHK tersebut akan diberikan oleh BPJS dan BP Jamsostek.


zoom-inlihat foto
menteri-keuangan-sri-mulyani-bersama-komisi-xi-dpr-ri.jpg
Tribunnews/Jeprima
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani melakukan rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019). Pada rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI tersebut Sri Mulyani membahas mengenai pengesahan DIM RUU Bea Materai dan BPJS Kesehatan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi virus corona (Covid-19) akan mendapatkan bantuan berupa santunan dan pelatihan.

Dikutip dari Kompas.com, santunan dan pelatihan tersebut akan diberikan oleh BPJS dan BP Jamsostek.

Besaran santunan yang diberikan adalah sebesar Rp 1 juta per orang untuk 3 bulan.

"Kita juga akan memberi insentif untuk yang terkena PHK dari sisi BPJS Ketenagakerjaan memberi santunan plus pelatihan sehingga bisa mendapatkan paling tidak dalam tiga bulan Rp 1 juta per kepala," ujar dia dalam video conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UKM Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin menjelaskan, santunan oleh BP Jamsostek tersebut berbeda dengan program Kartu Pra Kerja dari Presiden Jokowi yang telah diluncurkan pekan lalu.

"Program berbeda, ini masuk ke program Jamsostek," jelasnya.

Baca: Kartu Pra Kerja Naik Jadi Rp 1 Juta per Kepala, Diberikan Selama 3 hingga 4 Bulan

Baca: Tak Main-main KLB Corona, Wali Kota Solo Akan Karantina Anak Kena Razia Sehari di Kantor Satpol PP

Peserta Kartu Pra Kerja dapat Rp 1 juta per bulan

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya akan mempercepat penyaluran Kartu Pra Kerja di tengah pandemi covid-19 yang kasusnya terus meluas di Indonesia.

Rencananya, penerima akan mendapat Rp 1 juta setiap bulannya selama 3-4 bulan.

Jokowi menjelaskan, langkah tersebut diambil duna mengantisipasi para pekerja yang menjadi korban PHK serta para pekerja harian yang penghasilannya terdampak covid-19.





Halaman
123
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved