Lembaga Eijkman (Eijkman Institute)

Lembaga Eijkman (Eijkman Institute) adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran.


zoom-inlihat foto
lembaga-eijkman-eijkman-institute.jpg
eijkman.go.id
Lembaga Eijkman

Lembaga Eijkman (Eijkman Institute) adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lembaga Eijkman atau Lembaga Biologi Molekuler Eijkman atau Eijkman Institute adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran.

Lembaga Eijkman ini bernaung di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemenristek) Republik Indonesia.

Lembaga Eijkman beralamat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jl. Pangeran Diponegoro No.69, RW.5, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430, Indonesia.

Nama Lembaga Eijkman mulai dikenal luas oleh publik setelah menjadi salah satu lembaga yang meneliti dan melakukan pengujian pada tes virus pada masa pandemic corona di Indonesia sejak awal tahun 2020.

Baca: Lembaga Administrasi Negara (LAN)

  • Sejarah


Eijkman Institute adalah salah satu lembaga penelitian paling bergengsi dan diakui secara internasional yang pernah didirikan di Indonesia.

Dari yayasannya pada tahun 1888 sebagai Laboratorium Penelitian untuk Patologi dan Bakteriologi, lembaga ini memiliki tradisi ilmiah yang panjang dan membanggakan.

Di sini, Christiaan Eijkman, direktur pertama, melakukan sebagian besar pekerjaan awal, yang menghasilkan penemuan hebat hubungan antara kekurangan vitamin B1 dan beri-beri.

Sebagai pengakuan atas karya fundamentalnya, yang menjadi dasar konsep vitamin modern, Eijkman memenangkan Hadiah Nobel pada tahun 1929.

Laboratorium penelitian kemudian ditunjuk sebagai Laboratorium Medis Pusat dan kemudian, pada peringatan 50 tahun pendiriannya, Institut Eijkman.

Pada puncaknya awal abad lalu, Institut Eijkman adalah dunia yang terkenal sebagai pusat pengobatan tropis, tetapi ditutup pada 1960-an di tengah kesulitan ekonomi yang mengikuti perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Lembaga Eijkman telah dihidupkan kembali sebagai tanggapan terhadap kebutuhan mendesak Indonesia untuk sebuah lembaga penelitian biomedis yang mampu memanfaatkan pertumbuhan besar pengetahuan dan perkembangan teknologi yang telah dibuat dalam biologi sel molekuler dalam beberapa tahun terakhir; sebuah perkembangan yang mengarah pada kemajuan besar dalam bidang kedokteran dan bioteknologi, dengan semua implikasi industri dan komersialnya.

Bioteknologi adalah bidang prioritas tinggi dalam kebijakan pengembangan sains dan teknologi Indonesia, dan fondasi kegiatan penelitian mendasar dalam biologi molekuler merupakan persyaratan penting untuk program pengembangan bioteknologi nasional yang sukses.

Inisiatif untuk menghidupkan kembali Institut Eijkman sebagai media untuk mendirikan lembaga penelitian bertaraf internasional dalam biologi sel molekuler dikandung di kantor Menteri Riset dan Teknologi Indonesia.

Itu disahkan oleh Presiden Indonesia pada peringatan seratus tahun penemuan Christiaan Eijkman tentang kekurangan vitamin B1 sebagai penyebab beri-beri pada bulan Desember 1990. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman secara resmi muncul pada bulan Juli 1992, mulai beroperasi pada bulan April 1993 dan secara resmi dilantik oleh Presiden Soeharto pada tanggal 19 September 1995.

Eijkman Institute yang baru adalah lembaga penelitian biologi sel molekuler, yang dalam contoh pertama berfokus pada masalah genetika manusia dan medis, penyakit infeksi tropis, dan rekayasa biomolekuler.

Laboratorium tersebut terletak di bangunan bersejarah 5.500 meter persegi Institut Eijkman di Jakarta Pusat, yang telah sepenuhnya direnovasi dan diperbaharui.

Kontribusi lembaga ini untuk identifikasi pelaku pemboman bunuh diri dalam kasus terorisme, dan dalam diagnosis penyakit menular yang baru muncul, seperti flu burung, menghasilkan pengakuan peran garis depan biologi molekuler dalam menanggapi keamanan hayati dan ancaman biosekuriti.

Hari ini, lembaga ini lagi-lagi merupakan lingkungan penelitian yang dinamis.

Jumlah kolaborasi ilmiah internasional telah meningkat secara signifikan. Mereka termasuk Inisiatif Penelitian Medis Australia-Indonesia (AIMRI) dengan Institut Air dan Eliza Hall serta hubungan dengan Universitas Monash di Melbourne, Australia yang berfokus pada biologi molekuler dari infeksi malaria.

Hubungan khusus dengan Universitas Indonesia, Universitas Monash, Universitas Queensland di Australia, dan Universitas Utrecht di Belanda, memungkinkan lembaga ini untuk melakukan program magister dan doktoral. Lembaga ini adalah simpul utama dalam jaringan sains dan teknologi nasional, dan selama beberapa tahun telah melibatkan skema hibah pendampingan penelitian nasional untuk ilmuwan pemula dalam penelitian medis.

Seperti awal dimaksudkan, lembaga ini menyatukan sejumlah besar ilmuwan kritis dengan berbagai keahlian, karena ini sangat penting untuk setiap upaya keberhasilan dalam penelitian biomedis dan bioteknologi modern.

Baca: Institut Kesenian Jakarta

eikmna
Lembaga Eijkman.

  • Misi


Misi pendirian kembali Lembaga Eijkman adalah "untuk memajukan pengetahuan mendasar di bidang biologi sel molekuler, dan untuk menerapkan pengetahuan tersebut pada pemahaman, pencegahan, dan pengobatan penyakit manusia" di Indonesia.

Karena lembaga ini telah tumbuh dengan baiik, kegiatan saat ini yang dilakukan di lembaga tersebut sekarang bertujuan untuk memajukan kemajuan penelitian dasar dan terapan terkait dengan biologi molekuler di Indonesia, dengan fokus pada biomedis, keanekaragaman hayati, bioteknologi dan biosekuriti, serta menerjemahkan temuan penelitian untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

Baca: Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)

  • Tujuan


Untuk membantu mencapai misi, Lembaga Eijkman memiliki tujuan spesifik:

  • mendorong dan melakukan penelitian mendasar yang berfokus pada aplikasi biologi molekuler untuk kedokteran
  • mendirikan laboratorium sumber nasional teknologi canggih dan keahlian dalam biologi molekuler
  • menerapkan teknologi di atas untuk kemajuan diagnosis, perawatan dan pencegahan penyakit di daerah tropis
  • menarik dana penelitian dari sumber-sumber nasional dan internasional dengan membangun pengakuan internasional atas keunggulan penelitian lembaga
  • menyediakan fasilitas pelatihan pasca sarjana dalam biologi molekuler dan teknik biomolekuler dengan standar internasional
  • mempercepat pengembangan kompetensi bioteknologi medis di Indonesia, dengan berfungsi sebagai titik fokus dalam jaringan kolaborasi nasional
  • mempromosikan pertukaran ilmiah internasional melalui hubungan formal dengan lembaga penelitian luar negeri dan dengan melacak para sarjana tamu internasional.

Baca: Lembaga Sensor Film (LSF)

  • Organisasi


Jajaran Pengurus Lembaga Eijkman :

Ketua - Amin Soebandrio

Deputi Bidang Penelitian Fundamental - Herawati Sudoyo

Deputi untuk Penelitian Translasional - David Handojo Muljono

Sekretaris Utama - Safarina G Malik

Urusan Umum & Keuangan - Rintis Noviyanti

Hukum & Organisasi - R Tedjo Sasmono

Pengembangan Sumber Daya Manusia - Ari Winasti Satyagraha

Hubungan Masyarakat, Kolaborasi dan Protokol - Wuryantari Setiadi

Kolaborasi dan Hubungan Masyarakat -Benediktus Yohan

Protokol - Frilasita Aisyah Yudhaputri

Ketua Komite Etik Institut Eijkman - Sjamsuhidajat Ronokusumo

(Tribunnewswiki.com/Ris)



Nama Lembaga Eijkman
Alamat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jl. Pangeran Diponegoro No.69, RW.5, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430, Indonesia
Kontak Telp: +62 21 3917131 / Fax: +62 21 3147982
Email info@eijkman.go.id
Situs eijkman.go.id
Ketua Amin Soebandrio








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved