TRIBUNNEWSWIKI.COM - Google merupakan search enginge paling banyak digunakan oleh orang di seluruh dunia.
Jika dilihat dari halaman utama mesin pencarian akan muncul tulisan 'Google' yang sering berganti-ganti yang terkiat dengan peringatan hari spesial, tokoh sejarah, atau isu-isu terkenal.
Kini, Google Doodle memperkenalkan kepada khalayak ramai tentang Dr. Ignaz Semmelweis yang ternyata adalah dokter pertama yang mengungkapkan pentingnya mencuci tangan.
Dr. Ignaz Semmelweis adalah dokter yang terkenal menjadi 'Ayah dari Kontrol Infeksi' dan seorang pioner gerakan mencuci tangan.
Meluasnya pandemi virus corona di seluruh dunia, Google pun mengingatkan penggunanya akan pentingnya mencuci tangan.
Baca: Ignaz Semmelweis
Baca: Kota London Jadi Wilayah Inggris Terparah yang Terdampak Covid-19, PM Boris Johnson Bantah Lockdown
Dilansir dari 9to5google.com, gerakan mencuci tangan ternyata bukanlah budaya yang sering dilakukan oleh banyak bahkan di kalangan orang-orang medis.
Pada pertengahan abad ke-19, Dr. Ignaz Semmelweis menjumpai banyak ibu-ibu muda yang tiba-tiba menderita penyakit yang membuat mereka dalam keadaan krisis.
Penyakit yang muncul setelah melahirkan itu diderita oleh para ibu-ibu namun tidak diketahui asal muasalnya.
Dr. Semmelweis mengungkapkan kalau para ibu itu kemungkinan terinfeksi bakteri dari dokter dan petugas medis yang menangani mereka secara tidak sengaja.
Sebagai Ketua Residen dari Klinik Bersalin Rumah Sakit Umum Wina di Australia, posisi yang diterimanya pada hari ini pada tahun 1847, Dr. Ignaz meminta semua staf untuk mencuci tangan sebelum dan setelah berkontak dengan pasien.
Kini, Google pun membuat ilustrasi dari temuan pentingnya mencuci tangan yang diperkenalkan oleh Dr. Ignaz.
Di dalam Google Doodle itu, terdapat video yang menunjukkan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Baca: Inilah Perbedaan Antara Rapid Test dengan Tes Corona yang Menggunakan Spesimen Saliva
Sebelumnya, Google pun telah memberikan arahan kepada penggunanya dalam pencegahan penyebaran virus corona dalam tulisan 'social distancing'.
Desain dari Google Doogle terkait dengan Social Distancing tersebut sangat simpel namun berdampak memberikan gambaran yang benar terhadap penyebaran virus corona.
Social distancing adalah salah satu arahan dari WHO untuk semua orang yang bisa mencegah penyebaran secara masal virus corona.
Tujuan utama dari social distancing adalah agar terdapat sedikit ruangan antara kita dan orang lain untuk menjaga jarak aman.
Jarak ideal yang diberikan oleh WHO yaitu sekitar 6 kaki atau 1,5 meter.
Social distancing atau menjaga jarak sosial bisa jadi satu solusi yang dapat diterapkan guna mencegah penyebaran virus corona.
Jadi apa arti dari social distancing tersebut ?
Dikutip Tribunnews dari Forbes, social distancing merupakan strategi kesehatan publik untuk mencegah atau memperlambat penyebaran virus.