Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).


zoom-inlihat foto
ibuprofen-nbc-news.jpg
NBC News
Ibuprofen.(NBC News)

Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Ibuprofen merupakan obat anti inflasmasi yang biasanya digunakan untuk pereda nyeri.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi ibuprofen untuk orang yang memiliki gejala virus corona atau Covid-19.

Peringatan ini awalnya dikatakan oleh Menteri Kesehatan Prancis Oliver Veran bahwa obat antiinflamasi justru dapat memperburuk efek virus corona.

Peringatan oleh Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengikuti sebuah studi baru-baru ini dalam jurnal medis The Lancet yang berhipotesis bahwa suatu enzim yang dikuatkan oleh obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dapat memfasilitasi dan memperburuk infeksi Covid-19.

Baca: WHO Imbau Hindari Konsumsi Ibuprofen untuk Gejala Covid-19, Dapat Memperburuk Efek Virus Corona

Baca: Dokter Umur 80, Handoko Gunawan Kini Masuk ICU, Sempat Viral karena Tangani Pasien Positif Corona

Juru bicara WHO Christian Lindmeier mengatakan kepada wartawan di Jenewa pada 17 Maret 2020 bahwa para pakar badan kesehatan PBB sedang menyelidiki hal ini untuk memberikan panduan lebih lanjut.

Di samping itu, WHO merekomendasikan parasetamol alih-alih ibuprofen untuk orang yang mengalami gejala virus corona.(1)

Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Obat ini digunakan untuk meredakan rasa nyeri, demam, dan inflamasi.(hellosehat)
Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Obat ini digunakan untuk meredakan rasa nyeri, demam, dan inflamasi.(hellosehat) (hellosehat)

  • Definisi #


Ibuprofen adalah obat yang masuk ke dalam jenis obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Ibuprofen merupakan obat generik dimana pada kadar 400 mg atau lebih digunakan untuk rasa nyeri dan inflamasi sebagai gejala utama.

Obat ini digunakan sebagai analgesik yaitu untuk meringankan nyeri ringan sampai sedang antara lain nyeri pada sakit kepala, nyeri haid, nyeri pada penyakit gigi atau pencabutan gigi, dan nyeri setelah operasi.

Selain itu, obat ini digunakan sebagai analgesik dan anti inflamasi dengan meringankan gejala-gejala penyakit rematik tulang, sendi dan non sendi, meringankan gejala-gejala akibat trauma otot dan tulang/sendi.

Ibuprofen adalah golongan obat anti inflamasi non steroid yang mempunyai efek anti inflamasi, analgesik dan antipiretik.

Obat ini bekerja dengan cara menghambat prostaglandin.

Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.(2)

Baca: Aterosklerosis

  • Fungsi #


Ibuprofen adalah obat dengan fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti:

  • sakit kepala
  • sakit gigi
  • sakit punggung
  • nyeri haid
  • nyeri otot
  • asam urat
  • arthritis
  • peradangan lainnya pada tubuh

Obat ini juga digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan dan sakit akibat pilek atau flu.

Ibuprofen adalah golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Obat ini bekerja dengan menghalangi produksi substansi alami tubuh yang menyebabkan peradangan.

Ketika Anda merasakan sakit, nyeri, atau mengalami peradangan, maka tubuh akan secara alami menghasilkan zat kimiawi yang disebut dengan prostaglandin.

Ibuprofen mempunyai kemampuan untuk menghentikan produksi prostaglandin oleh tubuh, sehingga rasa nyeri pun hilang.

Jika Anda mengobati kondisi kronis seperti arthritis, konsultasikan dengan dokter mengenai terapi non-obat dan/atau menggunakan obat lain untuk mengobati nyeri Anda.(3)

Baca: FAKTA Rumah Sakit Rujukan Pasien Virus Corona: Ruang Isolasi Ukuran 3x4 meter Berisi 6 orang, Layak?

Peringatan Sebelum Menggunakan Ibuprofen

  • Ibuprofen tidak boleh digunakan pada penderita gagal jantung, gangguan fungsi ginjal dan hati, serta pasien yang hendak menjalani operasi bypass jantung.
  • Sebelum menggunakan ibuprofen, beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat asma, gangguan pembekuan darah, polip hidung, tekanan darah tinggi, stroke, penyakit hati, serta gangguan sistem pencernaan.
  • Ibuprofen dapat menyebabkan gangguan ginjal, terutama pada lansia, serta orang yang sudah menderita dehidrasi, penyakit ginjal, atau gagal hati
  • Jangan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan ibuprofen, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan saluran pencernaan.
  • Ibuprofen dapat menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari langsung serta gunakan tabir surya dan pakaian yang melindungi kulit ketika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
  • Ibuprofen dapat menyebabkan pusing dan kantuk. Hindari melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, seperti mengemudi, setelah mengonsumsi obat ini.
  • Bila berencana menjalani operasi, beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan ibuprofen.(4)

Baca: WHO Imbau Hindari Konsumsi Ibuprofen untuk Gejala Covid-19, Dapat Memperburuk Efek Virus Corona

  • Dosis #


Dosis ibuprofen tergantung pada usia pasien dan kondisi yang diderita.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai dosis ibuprofen pada orang dewasa dan anak-anak:

Dosis ibuprofen untuk anak-anak dalam mengatasi berbagai kondisi penyakit dan gangguan adalah:

- Kondisi: penyakit juvenile idiopathic arthritis (radang sendi pada anak-anak).

Dosis: 30-50 mg/kgBB per hari, dibagi dalam 3 kali pemberian.

Dosis maksimal 2,4 gram per hari.

- Kondisi: penyakit patent ductus arteriosus.

Dosis awal 10 mg/kgBB yang diberikan melalui infus selama 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan dosis 5 mg/kgBB setelah 24 jam dan 5 mg/kgBB setelah 48 jam.(4)

  • Efek Samping #


Ibuprofen dapat menyebabkan efek samping berupa sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, diare, sembelit, dan pusing. Beri tahu dokter mengenai setiap efek samping yang terjadi.

Bila mengalami gejala yang berat atau serius sebagai berikut, segera hubungi dokter.

  • Signifikan: Reaksi anafilaktoid, risiko hiperkalemia, edema, HTN, kelainan fungsi hati, anemia, penglihatan kabur, skotomata, perubahan penglihatan warna. Jarang, diskrasia darah yang parah (misalnya agranulositosis, trombositopenia, anemia aplastik).
  • Gangguan telinga dan labirin: Tinnitus
  • Gangguan gastrointestinal: Mual, muntah, diare, perut kembung, sembelit, pencernaan yg terganggu, mulas, sakit perut; enterocolitis (infus).
  • Gangguan umum dan kondisi tempat administrasi: Retensi cairan.
  • Infeksi dan infestasi: Sepsis (infus).
  • Komplikasi cedera, keracunan dan prosedur: Reaksi di tempat suntikan.
  • Investigasi: Peningkatan BUN (infus).
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi: Nafsu makan menurun; hipoalbuminemia, hipoglikemia, hipokalsemia, hipokalemia, hipernatremia, insufisiensi adrenal (infus).
  • Gangguan sistem saraf: Sakit kepala, pusing; perdarahan intraventrikular (infus).
  • Gangguan kejiwaan: Gugup
  • Gangguan ginjal dan kemih: Haematuria, ISK.
  • Gangguan pernapasan, toraks, dan mediastinum: Apnea, batuk, infeksi saluran pernapasan.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Ruam, pruritus; iritasi kulit (infus).
  • Berpotensi fatal: Kejadian trombotik CV (misalnya serangan jantung atau stroke), ulserasi gastrointestinal, perforasi atau perdarahan; jarang, hepatotoksisitas (misalnya hepatitis fulminan, nekrosis atau kegagalan hati), sindrom Stevens-Johnson, dermatitis eksfoliatif, nekrolisis epidermal toksik.(5)

(TribunnewsWiki.com/Saradita)



Obat Ibuprofen (Ibuprofen)
Golongan Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
Kategori obat Obat bebas dan resep
Bentuk sediaan obat Infus, tablet, kapsul, obat solid, salep, plester
Manfaat Meredakan nyeri, peradangan, dan demam, serta mengatasi patent ductus arteriosus.
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak


Sumber :


1. www.straitstimes.com
2. www.halodoc.com
3. hellosehat.com
4. www.alodokter.com
5. www.sehatq.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved