Aterosklerosis

Aterosklerosis (atherosclerosis) adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah yang merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner.


Aterosklerosis
pixabay.com
Ilustrasi Aterosklerosis 

Aterosklerosis (atherosclerosis) adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah yang merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner.




  • Aterosklerosis


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aterosklerosis (atherosclerosis) adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah.

Arteri adalah pembuluh darah pembawa oksigen juga nutrisi dari dan ke jantung serta seluruh organ lain.

Tersumbatnya arteri akibat penumpukan plak kolesterol akan menghambat aliran darah ke organ-orang tubuh.

Kondisi ini merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner (atherosclerosis heart disease). (1)

Baca: Lordosis

Baca: Kifosis

  • Penyebab


Belum diketahui secara pasti hal apa yang dapat menyebabkan aterosklerosis, namun penyakit ini dimulai saat terjadi kerusakan atau cedera pada lapisan dalam arteri.

Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh:

  • Kolesterol tinggi.
  • Tekanan darah yang tinggi.
  • Diabetes.
  • Peradangan akibat penyakit tertentu, seperti lupus.
  • Obesitas.
  • Kebiasaan merokok.

Saat lapisan dalam arteri rusak, lemak serta zat lain menjadi mudah menempel dan menggumpal di sana.

Seiring berjalannya waktu, gumpalan (plak) ini terus menumpuk, mengeras, hingga pembuluh darah arteri menyempit dan kaku.

Penyempitan pembuluh darah akan menghambat suplai oksigen serta nutrisi ke organ-organ yang dialirinya.

Hal ini membuat fungsi organ tersebut menurun bahkan terhenti, tergantung seberapa parah sumbatan yang terjadi.

Perkembangan aterosklerosis hingga menimbulkan gejala sangat lambat, bahkan bisa sampai puluhan tahun.

Namun, sejumlah kondisi ini dapat membuat seseorang lebih berisiko atau lebih cepat mengalaminya:

  • Berusia di atas 40 atau 50 tahun.
  • Memiliki gaya hidup malas bergerak atau jarang berolahraga.
  • Memiliki pola makan tidak sehat dan sering konsumsi minuman beralkohol.
  • Mengalami stres berkepanjangan.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga menderita aterosklerosis. (2)

Baca: Skoliosis

Baca: Tuberkulosis (TB)

  • Gejala


Aterosklerosis atau pembuluh darah arteri yang tersumbat akibat plak dapat menyebabkan berbagai penyakit, antara lain penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Penyakit jantung koroner hingga serangan jantung, gejalanya dapat berupa:

  • Nyeri dada yang berat, yang dapat disertai dengan sesak napas
  • Kelelahan
  • Keringat dingin
  • Mual muntah
  • Pingsan bahkan hingga kematian.

Stroke sumbatan, gejalanya dapat berupa:

  • Kelumpuhan mendadak sesisi anggota gerak
  • Kelumpuhan otot wajah
  • Kesulitan berbicara, makan dan minum
  • Penglihatan ganda
  • Gangguan keseimbangan
  • Kebingungan
  • Kesulitan untuk mengerti pembicaraan (3)

Baca: Leptospirosis

Baca: Alergi Dingin

  • Pencegahan


Aterosklerosis dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat yang bisa diterapkan, antara lain:

  • Melakukan pola makan sehat dengan gizi seimbang yang kaya serat dan karbohidrat kompleks, serta rendah kolesterol.
  • Menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Berolahraga selama 30 menit per hari, setidaknya 5 hari dalam seminggu.
  • Berhenti merokok.
  • Menjaga berat badan dalam rentang ideal.
  • Mengelola stress dengan baik, misalnya dengan melakukan relaksasi (mengendurkan otot-otot yang tegang) atau meditasi.
  • Tidur yang cukup. (2)

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Nama Aterosklerosis
Definisi Penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah
   


Sumber :


1. www.mayoclinic.org
2. www.alodokter.com
3. www.halodoc.com


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved