Peneliti Asal Queensland Australia Klaim Timnya Temukan Obat yang Efektif untuk Lawan Virus Corona

Para peneliti di Pusat Penelitian Klinis Universitas Queensland meyakini dua obat dapat memerangi virus.


zoom-inlihat foto
vaksin-virus-corona-009.jpg
ERIN BOLLING / US ARMY / AFP
ILUSTRASI - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang dokter mengklaim timnya mungkin telah menemukan obat untuk melawan virus corona yang sudah mendatangkan musibah di seluruh dunia.

Diberitakan TribunnewsWiki.com dari Daily Star, ia adalah peneliti asal University of Queensland Centre for Clinical Research, David Paterson.

Menurut laporan yang diterima Daily Star, Profesor David Paterson berharap pasien bisa mencoba obat pada akhir Maret 2020.

Baca: Meninggal di Usia 21 Tahun, Pesepak Bola Asal Spanyol jadi Korban Covid-19 Termuda di Eropa

Baca: Benarkah Uang Kertas Jadi Media Penularan Virus Corona? Ini Penjelasan Ahli

"Ini 'pengobatan yang berpotensi efektif' yang harus dipertimbangkan untuk uji coba medis skala besar segera."

"Apa yang ingin kita lakukan saat ini adalah uji coba klinis besar di seluruh Australia, melihat 50 rumah sakit, dan apa yang akan kita bandingkan adalah satu obat, versus obat lain, versus kombinasi dari dua obat," kata Paterson pada kepada news.com.au.

Menurut laporan, obat itu berfokus pada sekitar dua obat.

Pertama digunakan untuk menekan HIV, sementara yang lain adalah pengobatan antimalaria.

Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker.
Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker. (hellosehat.com)

 

Dia menggambarkan obat itu sebagai "pengobatan atau penyembuhan" potensial.

"Gelombang pertama pasien China yang kami alami (di Australia), mereka semua melakukannya dengan sangat baik ketika mereka dirawat dengan obat HIV," lanjutnya.

Setidaknya 350 warga Australia telah terinfeksi oleh wabah sejak Januari.

Di seluruh dunia, ada lebih dari 169.000 kasus dan lebih dari 6.500 kematian.

Di Inggris, sekarang ada lebih dari 1.300 kasus dengan 35 kematian.

Saat ini jutaan orang Inggris diharapkan tinggal di rumah setelah pedoman pemerintah mereka harus mengisolasi diri jika mereka demam atau batuk terus menerus.

ILUSTRASI - Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat.
YONHAP / AFP
ILUSTRASI - Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. YONHAP / AFP (YONHAP / AFP)

 

Penyebaran virus corona di Indonesia juga semakin meluas.

Dikutip Tribunnews.com dari laman resmi Kementerian Kesehatan, covid19.kemkes.go.id, hingga Senin (16/3/2020) pukul 18.53 WIB, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia kini menjadi 134 orang.

Selain 134 orang positif corona, hingga saat ini, sebanyak delapan orang sembuh dan 5 orang meninggal dunia.

Kemenkes juga telah melakukan pemeriksaan pada 1.230 orang dan sebanyak 1.083 dinyatakan negatif.

Saat ini, masih terdapat 13 proses pemeriksaan.

Sementara, di Dunia, virus corona telah menyebar di 158 negara, hal itu berdasar situs worldmeters.info yang diakses Tribunnews.com pada Senin ini pukul 18.53 WIB.

Jumlah pasien positif sebanyak 173.085 dengan kematian 6.664





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved