Jangan Panik Dulu! Ini Hal yang Dapat Dilakukan Jika Ada Pasien Virus Corona di Sekitar Anda

Jika menemukan kasus pasien terinfeksi Virus Corona atau Covid-19 di sekitar Anda, Sebaiknya lakukan hal-hal berikut ini:


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-virus-corona.jpg
pixabay.com
Ilustrasi wabah Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ancaman pandemi Virus Corona telah menyebar ke sejumlah negara dengan total kasus pasien terinfeksi mencapai 170 ribu orang.

Sejumlah wilayah di beberapa negara bahkan mengambil langkah penguncian atau lockdown untuk mengantisipasi penyebaran Virus dengan nama Covid-19 ini.

Sementara di Indonesia sendiri, kini kasus pasien terinfeksi telah menyentuh angka 134 kasus, ditambah 5 kasus kematian dan 8 pasien sembuh.

Kini masyarakat tengah dalam status waspada dan dianjurkan untuk melakukan social distancing.

Sekolah dan pekerjaan banyak yang dirumahkan, juga sejumlah tempat wisata dan tempat ibadah ditutup sementara.

Dengan demikian, masyarakat tentu harus jeli melihat sekitar mereka.

Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan jika ada seseorang di lingkungan Anda yang terinfeksi virus corona, seperti yang dirangkup TribunnewsWiki:

Baca: Meninggal di Usia 21 Tahun, Pesepak Bola Asal Spanyol jadi Korban Covid-19 Termuda di Eropa

1. Jangan Panik

Dilansir Kompas.com, seorang psikolog klinis dari Steven Taylor meminta publik untuk tetap tenang ketika menjumpai ada orang di sekitarnya terinfeksi.

Kepanikan tersebut biasanya datang dari informasi salah yang banyak menyebar melalui media sosial.

"Kita bisa bersiap tanpa panik," kata Steven, dilansir dari CNN.

2. Dengarkan otoritas kesehatan setempat

Jika ada seorang dipastikan terinfeksi Covid-19, segera beritahu otoritas kesehatan setempat.

Hal itu perlu dilakukan agar mendapat panduan tentang langkah-langkah tepat yang harus diambil.

Baca: Lawan Corona, Malaysia Umumkan Lockdown 2 Pekan, Kegiatan Ibadah Termasuk Salat Jumat Ditiadakan

3. Lakukan pencegahan dasar

Hal-hal seperti mencuci tangan dan menutup mulut saat batuk atau bersin dengan siku atau tisu merupakan hal yang sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus.

Jika sabun dan air tidak tersedia, pembersih tangan dengan setidaknya 60 persen alkohol bisa digunakan sebagai pengganti.

Sebaiknya, hindari bangunan berventilasi buruk karena dapat meningkatkan risiko virus.

4. Bekerja dari rumah dan hindari keramaian

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan warga untuk tinggal di rumah jika wabah terjadi di lingkungan sekitar Anda.

Artinya, masyarakat bisa bekerja dari rumah dan menghindari tempat-tempat ramai.

Tak harus memisahkan diri dari kehidupan publik, tetapi kewaspadaan adalah kuncinya.

Baca: Segarang-garangnya ISIS, Ternyata Takut Virus Corona

5. Mengisolasi diri bukan berarti tak ada kontak

CDC merekomendasikan untuk tetap berhubungan dengan orang lain, baik melalui telepon atau aplikasi perpesanan.

Hal itu sangat diperlukan, khususnya bagi seseorang yang memiliki kondisi medis kronis dan hidup sendiri.

Seorang profesor di Divisi Geratrik dari Departemen Kedokteran University of California-San Francisco Carla Perissinotto mengatakan, isolasi jangka panjang sebenarnya dapat mempengaruhi hidup seseorang.

Sebab kesepian dan depresi adalah salah satu risiko besar kematian pada orang dewasa yang lebih tua.

"Saya tidak berpikir solusi sepenuhnya tanpa kontak sosial adalah jawabannya. Ada beberapa kehati-hatian yang perlu kita miliki dalam menjaga jarak sosial, tetapi kita juga harus berhati-hati untuk tidak mengisolasi lebih banyak," kata Carla.

Menurutnya, isolasi jangka panjang justru akan berubah menjadi sesuatu yang sangat merugikan.

Baca: Peneliti Asal Queensland Australia Klaim Timnya Temukan Obat yang Efektif untuk Lawan Virus Corona

Baca: Benarkah Uang Kertas Jadi Media Penularan Virus Corona? Ini Penjelasan Ahli

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved