TRIBUNNEWSWIKI.COM - Update terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 5808 orang.
Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 75.559 pasien.
Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang tembus angka 153.377 kasus.
Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Minggu (15/3/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke 118 negara.
Meningkatnya angka ini turut diungkap oleh peneliti yang menyebut adanya kelambatan pengembangan vaksin.
Baca: Inggris Tunda Pemilihan Umum Lokal Selama Setahun Akibat Virus Corona
Dilansir oleh cntechpost.com, Gregory Poland, seorang pemimpin redaksi jurnal ilmiah tentang vaksin mengungkap tentang fakta pengembangan vaksin corona saat ini.
Virus corona yang menyebar di dunia melalui China sudah menyerang banyak orang mulai Januari 2020.
Namun hingga kini pengembangan tentang vaksin virus tersebut masih terus berjalan.
Banyak orang yang menyebut bahwa pengembangan vaksin untuk virus corona ini sangat lambat.
Gregory Poland menyebut memang pengembangan vaksin baru untuk virus corona ini harus hati-hati makanya sangat lambat.
Baca: Setelah Tes Kesehatan, Presiden AS Donald Trump Negatif Virus Corona, Ini Pernyataan Dokter
Hal tersebut karena risiko tinggi, desain awal, percobaan hewan hingga total ada tiga uji klinis sebelum bisa diberikan pada manusia.
Pembuatan vaksin juga tergantung pada jenis virus dan teknologi yang digunakan.
Butuh waktu kira-kira 3 hingga 5 tahun atau bahkan 10 tahun dalam membuat satu antivirus.
Coronavirus baru adalah coronavirus ketiga yang telah menyebar ke manusia dalam skala besar melalui penularan pada hewan dalam 18 tahun terakhir.
Dengan pengalaman dalam menangani sindrom pernafasan akut akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), kami memiliki platform teknologi yang relevan telah mengumpulkan data yang tersedia.
Baca: Fakta Lengkap di Balik Penetapan Status Solo KLB Virus Corona
Ini memungkinkan kita untuk mempelajari lebih lanjut tentang coronavirus baru dan mendapatkan urutan virus.
Struktur kristal reseptornya telah dipecahkan dan diidentifikasi sebagai reseptor "angiotensin converting enzyme 2 (ACE2)". Kami juga memiliki kandidat vaksin berdasarkan SARS," kata Poland.
Donald Trump Negatif Virus Corona
Hasil tes kesehatan menunjukkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump negatif terinfeksi virus corona.
Dokter Gedung Putih AS menyebut Trump mengajukan tes setelah melakukan kontak dengan beberapa anggota delegasi Presiden Brazil, sebagaimana dilansir AFP pada Sabtu (14/3/2020).
"Malam ini saya menerima konfirmasi bahwa tes itu negatif," kata dokter presiden Sean Conley dalam memo.
Anggota delegasi Presiden Brazil sebelumnya mengunjungi resor milik Trump di Florida, AS, sebelum akhirnya dilaporkan terinfeksi virus corona.
Baca: Viral Video Seorang Muazin Kuwait yang Menangis Saat Kumandangankan Azan Ditengah Wabah Corona
Dokter juga menyebut Trump bebas dari gejala meskipun menemui Presiden Brazil yang terinfeksi virus corona.
"Satu minggu setelah makan malam dengan delegasi Brasil di Mar-a-Lago, Presiden tetap bebas gejala," katanya.
Presiden Brazil Jair Bolsonaro dan rombongan delegasi diketahui makan malam bersama Presiden Donald Trump di Mar-a-Lago pada Sabtu malam.
Donald Trump (73) sempat menolak tes virus corona yang telah menewaskan sedikitnya 51 orang Amerika dan mengubah aktivitas masyarakat di seluruh negeri.
Adapun berkat ketakutan penyebaran virus corona, jutaan orang bekerja dari rumah dan sekolah-sekolah tutup.
Presiden Donald Trump pada Jumat (13/3) mengumumkan keadaan darurat nasional di Amerika Serikat sehari sebelum terbitnya larangan kedatangan pengunjung dari Uni Eropa.
Baca: Setelah Menhub Budi Karya Dinyatakan Positif Corona, Semua Menteri Diminta Mengikuti Tes Hari Ini
Presiden Brazil Terinfeksi Corona
Laporan yang menyebut bahwa Presiden Brazil, Jair Bolsonaro terinfeksi virus corona disampaikan oleh media setempat sebagaimana dikutip dari The Guardian Jumat, (13/3/2020).
Tes terhadap presiden dilakukan usai sekretaris pers Bolsonaro, Fabio Wajngarten dinyatakan positif setelah melakukan perjalanan ke AS.
Putra sang presiden, Eduardo Bolsorano yang juga seorang anggota kongres memberitahukan melalui Twitter, meskipun positif corona namun ayahnya tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.
Diwartakan Kompas.com, Bolsonaro diketahui sempat makan malam bersama Presiden Donald Trump di Mar-a-Lago pada Sabtu malam.
Bolsonaro sempat meremehkan krisis penyebaran wabah virus corona dengan mengatakan bahwa jenis flu lain jauh lebih membunuh daripada virus corona.
Ia menilai keprihatinan terhadap virus corona penyebab Covid-19 ini terlalu besar.
-
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)