TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemilihan umum lokal di Inggris harus ditunda selama satu tahun hingga Mei 2021 menyusul penyebaran wabah virus corona.
Downing Street mengumumkan kebijakan dengan menyebut 'tidak ada gunanya' mengadakan pemlihan umum sesuai jadwal bersamaan dengan puncak penyebaran virus corona.
Pengumuman ini terjadi setelah Komisi Pemilihan mengatakan pemilu harus ditunda sampai musim gugur untuk 'mengurangi' dampak virus corona.
Ketua Majelis Umum Inggris, Lindsay Hoyle mengatakan bahwa langkah-langkah yang "proporsional dan masuk akal" akan meringankan beban parlemen selama wabah berlangsung.
Pemilihan umum lokal direncanakan akan memilih anggota dewan di 118 wilayah, anggota majelis dan wali kota di tujuh wilayah di Inggris.
Baca: Pemain Chelsea dan Pelatih Arsenal Positif Corona, Liga Inggris Tak Kunjung Dihentikan
Pemilu lokal juga akan memilih Wali Kota London dan Komisioner Polisi di Inggris dan Wales.
Pejabat pimpinan Partai Liberal Demokrat, Sir Ed Davey menyebut bahwa langkah menunda pemilu merupakan 'keputusan yang tepat'.
Namun dia mempertanyakan dengan menyebut, "tidak jelas" mengapa pemerintah memilih menunda selama setahun, daripada waktu sampai musim gugur seperti yang direkomendasikan Komisi Pemilihan Umum.
Baca: Boris Johnson
Virus Corona di Inggris
Wabah virus corona telah merenggut nyawa 10 orang dengan total 798 kasus di seluruh wilayah Inggris.
Melalui kantor kabinet, otoritas Inggris sepakat akan memberlakukan penundaan pemilu hingga kondisi di setiap wilayah dalam keadaan sama-sama baik.
Baca: Meski Virus Corona Bubarkan Liga Inggris, Liverpool Tetap Masih Bisa Juara
Penundaan Liga Inggris
Sebelumnya, setelah mengadakan pertemuan darurat antara otoritas terkait seperti Asosiasi Sepak Bola Inggris, Premier League, EFL dan WSL, dengan suara bulat menghasilkan keputusan bahwa seluruh kompetisi sepak bola di Inggris akan diberhentikan sementara.
Liga Inggris direncanakan akan kembali digelar pada 4 April 2020.
Saat ini, Inggris memang menjadi salah satu negara yang terkena dampak signifikan dari penyebaran virus corona.
Keputusan itu pun diumumkan oleh Ketua Eksekutif Premier League, Richard Masters.
"Di atas segalanya, kami berharap Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odoi cepat pulih, dan tentu juga untuk semua orang yang terkena dampak COVID-19."
"Dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, kami bekerja sama dengan klub, Pemerintah, FA dan EFL akan menjadikan kesehatan dan kesejahteraan pemain, staf, dan pendukung adalah prioritas utama kami," ucap Richard dikutip dari laman resmi Premier League pada Jumat (13/3/2020) waktu setempat.
Meskipun ada tantangan dan hambatan, otoritas Liga Inggris juga bertujuan untuk menjadwal ulang pertandingan-pertandingan yang tersisa di musim 2019-20 ini, termasuk yang dimainkan oleh level akademi, tentunya ketika situasi sudah aman dari virus Corona nanti.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha/Haris)