Pengakuan Pasien Virus Corona yang Telah Sembuh: Bisa Sembuh Sendiri, Kita Harus Tenang

Berikut kisah para pasien Covid-19 yang telah sembuh. Pasien yang terjangkit akan sembuh dengan peningkatan imunitas tubuhnya.


zoom-inlihat foto
pengakuan-pasien-virus-corona-yang-telah-sembuh434.jpg
Kolase/Mirror
Pengakuan Pasien Virus Corona yang Telah Sembuh: Bisa Sembuh Sendiri, Kita Harus Tenang


Liz terkena virus corona setelah menghadiri pesta rumahan di Seattle di mana tidak ada tamu yang batuk atau bersin.

Tetapi 40% tamu menjadi sakit dalam tiga hari setelahnya.

Dalam sebuah posting Instagram pada hari Senin, ia menggambarkan gejala-gejalanya sangat mirip dengan virus corona

"Sakit kepala, demam, sakit tubuh parah dan nyeri sendi, dan kelelahan parah."

“Saya mengalami demam yang melonjak pada malam pertama ke 39 derajat Celcius dan akhirnya turun ke 37. Saya merasa mual. Setelah demam hilang, yang tersisa hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Total durasi penyakit ini adalah 10-16 hari."

“Saya tidak dirawat di rumah sakit. Saya bahkan tidak pergi ke dokter karena saya sembuh sendiri dan merasa itu hanya jenis flu yang berbeda dari yang saya vaksin. "

Baca: Update Virus Corona - 14 Maret 2020: Total 71.998 Pasien Sembuh, 5399 Meninggal dari 141.477 Kasus

Bridget Wilkins, 29 tahun

Bridget Wilkins Pasien Virus Corona yang Telah Sembuh (Mirror)

Bridget terbang ke Australia melalui Singapura untuk pernikahan seorang teman minggu lalu.

Dia sekarang dikarantina di rumah sakit di Brisbane setelah dinyatakan positif Covid-19.

Dia menderita sakit kepala, sakit tenggorokan, dan kelelahan - yang awalnya  gejala ini dia anggap sebagai jetlag.

Bridget, dari London, mengatakan: "Saya pikir kita harus tenang, karena bagi kebanyakan orang, seperti saya, ini hanya flu yang bisa kita sembuhkan."

David- Abel, 73  tahun

cxvs
David, Pasien Virus Corona yang Telah Sembuh (Mirror)

David dan Sally Abel merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50 ketika mereka terjangkit Covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess, yang dikarantina di Jepang.

Baca: Jawaban Pihak Istana Soal Surat dari WHO untuk Jokowi Terkait Penanganan Virus Corona di Indonesia

David, dari Woodford Halse di Northamptonshire, mengatakan: “Di luar rumah sakit saya merasa aneh dan hampir pingsan. Setiap pori di tubuh saya terbuka dan saya harus menggunakan kursi roda ke kamar kami. ”

Mereka berdua kemudian didiagnosis dengan pneumonia serta coronavirus.

Sejak itu Sally telah dirawat dan ia telah diijinkan keluar karantina.

Tapi David dites negatif dua kali dan positif sekali, jadi dia belum bisa pergi.

(Tribunnewswiki.com/Ekarista)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved