Peralatan tersebut disiapkan khusus oleh Rumah Sakit Ruijin dari Sekolah Kedokteran di Universitas Shanghai Jiaotong.
Di Maio: Italia tidak sendirian malam ini
Melalui siaran langsung di laman Facebook miliknya, Di Maio mengucapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dari China.
"Malam ini Italia tidak sendirian. Banyak orang di dunia mendukung kami," ucap Di Maio seperti yang dikutip dari Xinhua.
Tak hanya iitu berbagai pihak dan tokoh Italia turut menyampaikan terima kasih dan optimisme mereka dalam melawan wabah virus corona.
Duta Besar China, Li Junhua mengatakan bantuan tersebut menjadi sebuah visi bahwa komunitas global harus saling membantu untuk masa depan kehidupan sesama manusia.
"Tim ini (paramedis yang dikirim ke Italia) adalah pahlawan namun menempuh jalan yang cukup berbahaya," ujar Li.
Ketua Palang Merah Italia, Francesco Rocca, mengatakan dirinya sangat menghargai tim paramedis dari China.
Terlebih Francesco Rocca mengetahui jika paramedis tersebut sebelumnya bertarung di garda depan melawan corona dii China.
Meski demikian mereka tetap bersedia dikirimkan untuk membantu Italia memerangi penyakit yang telah dinyatakan sebagai pandemi global oleh WHO tersebut.
Disisi lain, satu dari anggota Palang Merah Italia mengatakan rasa terima kasih kepada tim medis dari China, mengingat beberapa kota Italia telah diisolasi.
"Cukup banyak dokter dan ahli medis di Italia yang ingin datang dan menunjukkan rasa terima kasih mereka pada rekan-rekan dari China," katanya.
"Namun tidak semua orang dizinkan keluar karena beberapa kota di negara kami telah diisolasi," lanjut orang tersebut pada Xinhua.
Baca: Bek Juventus Jadi Pemain Liga Italia Pertama Positif Terjangkit Virus Corona
Baca: Pembalap MotoGP Valentino Rossi Jadi Duta Kampanye Menghadapi Wabah Corona di Italia
Baca: Virus Corona: Tak Hanya Korsel, Iran & Italia, Turis China Lebih Dahulu Dilarang Masuk ke Indonesia
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)