Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)

Severe acute respiratory syndrome (SARS) adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh SARS-associated coronavirus (SARS-CoV).


zoom-inlihat foto
sars3.jpg
pixabay.com
Ilustrasi SARS

Severe acute respiratory syndrome (SARS) adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh SARS-associated coronavirus (SARS-CoV).




  • SARS


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Severe acute respiratory syndrome (SARS) adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh SARS-associated coronavirus (SARS-CoV).

SARS pertama kali ditemukan di Guangdong, China, pada tahun 2002 dan baru teridentifikasi di awal tahun 2003.

Gejala awalnya mirip dengan influenza, namun dapat memburuk dengan cepat.

Sejak awal diidentifikasi, penyakit ini kemudian menyebar dengan cepat ke berbagai negara.

WHO melaporkan pada tahun 2003, terdapat sebanyak 8.098 orang di seluruh dunia yang terinfeksi SARS dan 774 orang di antaranya meninggal dunia.

SARS merupakan penyakit menular yang penularannya terjadi saat seseorang tidak sengaja menghirup percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita SARS saat bersin atau batuk. (1)

Beda Corona, SARS, dan MERS.
Beda Corona, SARS, dan MERS. (asset.kompas.com)

  • Gejala


Diawal terdeteksinya SARS, para penderita biasanya mengalami ciri-ciri keluhan seperti flu biasa, namun SARS bisa memburuk dengan cepat.

Gejala SARS biasanya muncul 2–10 hari setelah seseorang terinfeksi virus SARS-CoV, tetapi bisa juga baru muncul 14 hari setelahnya.

Gejala infeksi virus ini bisa bervariasi pada tiap orang, namun secara umum akan muncul gejala sebagai berikut:

  1. Demam
  2. Batuk
  3. Sesak napas
  4. Nafsu makan menurun
  5. Tubuh mudah lelah
  6. Menggigil
  7. Sakit kepala
  8. Nyeri otot
  9. Diare
  10. Mual
  11. Muntah

Pada sebagian besar kasus, SARS akan berkembang menjadi pneumonia, yaitu peradangan pada kantong udara di dalam paru-paru.

Kondisi ini rentan menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen di sel dan jaringan tubuh). (2)

Baca: Virus Corona (Coronavirus)

Baca: Demam

  • Penyebab


Hal yang menjadi penyebab penyakit SARS adalah salah satu jenis virus corona yang dikenal dengan SARS-associated coronavirus (SARS-CoV), yaitu virus yang biasanya menyebabkan flu pada manusia.

Virus corona merupakan kelompok virus yang bisa menginfeksi saluran pernapasan.

Jika Anda terinfeksi virus ini, biasanya Anda akan mengalami gangguan pernapasan mulai dari ringan hingga berat.

Para ahli menduga bahwa virus penyebab SARS berasal dari musang dan kelelawar, karena biasanya virus ini disebarkan melalui sistem pernapasan hewan tersebut.

Seseorang dapat terjangkit virus SARS apabila melakukan kontak langsung dengan penderita SARS, misalnya berpelukan, berciuman, makan bersama, menyentuh objek yang telah disentuh oleh penderita atau apapun yang mengandung air ludah, urin, atau feses penderita.

Virus ini kemudian bermutasi menjadi virus baru yang bisa menular dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia.

Virus SARS dapat menginfeksi manusia melalui berbagai cara, antara lain:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah penderita SARS yang batuk atau bersin
  • Menyentuh mulut, mata, atau hidung dengan tangan yang sudah terpapar percikan ludah penderita SARS
  • Berbagi penggunaan alat makan dan minum dengan penderita SARS

SARS lebih berisiko terjadi pada seseorang yang kontak jarak dekat dengan penderita, misalnya berada di wilayah yang mengalami wabah SARS, tinggal satu rumah dengan penderita SARS, atau petugas kesehatan yang merawat penderita SARS. (3)

Baca: Penyakit Flu (Influenza)

Baca: Batuk

  • Pencegahan


Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengantisipasi tertular SARS, seperti:

Tidak bepergian ke daerah endemik SARS.

Jika terpaksa bepergian, jagalah kesehatan, hindari pusat keramaian, gunakan masker, dan ikuti protokol atau aturan yang diberlakukan di negara tersebut.

Terapkan hand hygiene. 

Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, jika tidak ada, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol sebanyak 60–95%.

Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan.

Apabila Anda mengalami gejala mirip SARS, lakukan beberapa langkah berikut untuk mencegah penyebaran SARS ke orang lain:

  • Segera ke IGD rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
  • Hindari kontak jarak dekat dengan orang lain.
  • Beri tahu keluarga atau teman untuk tidak menjenguk dulu sampai 10 hari setelah gejala hilang.
  • Pakailah masker dan sarung tangan, terutama bila ada orang lain di sekitar, untuk menurunkan risiko penularan ke orang lain.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
  • Bila tidak ada tisu, tutup mulut dan hidung dengan lipat siku, lalu segera cuci lipat siku dan lengan dengan air dan sabun.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum dengan orang lain, serta cuci pakaian terpisah dari pakaian orang lain.
  • Rutin cuci tangan, terutama setelah menutup mulut dengan tangan saat bersin atau batuk dan setelah dari toilet. (2)\

Baca: Pneumonia

Baca: Serangan Jantung

  • Pengobatan mandiri di rumah


Berikut perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi SARS.

  1. Minumlah obat, dan selalu ikuti instruksi dan anjuran yang diberikan dokter.
  2. Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol.
  3. Gunakan desinfektan untuk membersihkan permukaan suatu barang atau tempat tertentu yang sering disentuh penghuni rumah.
  4. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin.
  5. Kenakan masker, kacamata, dan sarung tangan, saat akan melakukan kontak dengan orang lain.
  6. Ikuti semua instruksi pada masa karantina setidaknya hingga 10 hari setelah keluhan penyakit benar-benar menghilang.
  7. Hindari kegiatan-kegiatan yang memunginkan terjadinya kontak yang berkelanjutan, seperti: makan, minum, menggunakan alat mandi, handuk, atau tidur sekasur, dengan siapapun yang sedang sakit.

Bila keadaan Anda memburuk, segera pergi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut secara profesional dan berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik penyakit Anda. (3)

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Nama Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)
Definisi Infeksi saluran pernapasan oleh SARS-associated coronavirus (SARS-CoV).
Pertama Kali Muncul Guangdong, China 2003
   


Sumber :


1. www.who.int
2. www.alodokter.com
3. hellosehat.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved