Selain membuat Liga Italia dihentikan, virus Corona juga membuat ajang presitius empat tahunan Piala Eropa dalam tanda tanya.
Ibukota Italia, Roma, yang sejauh ini belum terpengaruh, akan menggelar tiga pertandingan penyisihan grup dan satu perempat final di turnamen Piala Eropa 2020 pada Juni dan Juli nanti.
Merebaknya virus Corona di Italia secara cepat pun membuat otoritas sepak bola Eropa, UEFA khawatir tentang gelaran Piala Eropa 2020 nanti.
Baca: Prestasi Unik, Kakak Beradik Pesepakbola Legendaris Kuasai Liga Italia Musim Ini
Baca: Update Krisis Corona di Italia, Satu Pesepak Bola Klub Serie C Positif Tertular
Terlebih, format Piala Eropa 2020 akan digelar di beberapa negara dan berbeda dari sebelum-sebelumnya.
"Kami sedang menunggu (perkembangan data virus Corona)."
"Kami memantau negara demi negara, dan event sepakbola tentu harus mengikuti perintah masing-masing negara, ” kata Michele Uva, anggota komite eksekutif UEFA asal Italia, dikutip dari Radio Rai pada Jumat 28 Februari lalu.
"Kegiatan keolahragaan akan berlangsung tertutup jika situasinya memburuk."
Setelah Italia, negara di Eropa yang mengalami lonjakan infeksi virus Corona adalah Inggris.
Per Rabu 11 Maret 2020, ada 382 kasus terjangkit dengan korban meninggal sejumlah 6 orang.
(Tribunnewswiki.com/Ris)