TRIBUNNEWSWIKI.COM - Media Sosial Twitter kembali digegerkan dengan kasus bullying sekaligus pelecahan yang dilakukan oleh diduga anak-anak SMA.
Aksi tidak pantas tersebut dilakukan oleh empat orang remaja yang terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan.
Di dalam video pendek berdurasi 24 detik tersebut, memperlihatkan seorang siswi SMA menjadi korban bullying sekaligus pelecehan.
Perempuan tersebut dipegangi kaki dan tangannya oleh dua orang, laki-laki dan perempuan.
Korban yang dilecehkan berada di lantai dengan posisi terlentang dengan tangan dan kaki dipegangi, sehingga ia tidak bisa pergi.
Terlihat korban menangis dan meronta-ronta untuk dilepaskan.
Namun, keempat pelaku malah tertawa dan terus membullynya.
Beberapa pelaku kemudian melecehkan siswi tersebut dengan menyentuh badannya.
Terlihat ada seorang laki-laki yang memegangi tanganya, menampar muka siswi tersebut berkali-kali.
Tidak hanya laki-laki, perempuan yang ada di sana pun ikut melecehkan siswi tersebut dan menggerayangi tubuh sang korban.
Baca: 3 Siswa SMP Pelaku Bullying Terhadap Seorang Siswi Terancam Hukuman 3,6 Tahun
Baca: Alami Pelecehan Seksual di Kampus, Mahasiswi UI Malah Disalahkan Petugas Pengamanan
Korban terus meronta dan mencoba melawan, namun kakinya sempat ditarik oleh seorang laki-laki yang memegangi kakinya.
Bahkan, saat ia mencoba untuk menyelamatkan dirinya, pinggul korban ditendang dengan kaki kiri oleh seorang laki-laki yang menggunakan kaos kaki berwarna hitam.
Mirisnya, perempuan yang ikut melecehkannya pun tertawa lepas.
Mulut dan muka korban pun terlihat ditutup menggunakan kain putih.
Para pelaku tidak berhenti membully dan melecahkan korban yang terus menangis dan meminta ampun.
Video tersebut kemudian viral di media sosial Twitter dan sempat diunggah oleh seorang pengguna twitter bernama @tiramvisu.
Banyak orang berkomentar dan meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengusut kasus tersebut.
Baca: Viral Video Anak SMP Di-bully: Dipukul hingga Ditendang, Ganjar Langsung Telepon Kepala Sekolah
Baca: Fakta Siswi SMP Bunuh Bocah: Ibu Korban Tahu Kebiasaan Pelaku Sering Ajak Anaknya Nonton Film Ini
Setelah beberapa waktu, akun twitter resmi KPPPA, @kpp_pa, menangapi video yang telah beredar luas tersebut.
"Sahabat perempuan dan anak, terima kasih atas laporannya. Saat ini @kpp_pa tengah berkoordinasi dan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait video dugaan kasus pelecehan seksual yang di post akun @tiramvisu," tulis akun twitter resmi @kpp_pa.
"Karena menampilkan identitas anak, stop menyebarkan video tersebut," pungkas postingan KPPPA.
Kemudian, setelah mendapat tanggapan, akun @tiramvisu pun menghapus video tersebut.
Dari informasi yang didapatkan oleh @tiramvisu, kejadian pelecehan dan bullying tersebut dilakukan di daerah Sulawesi Utara.
Ia juga sempat memposting potongan direct message (DM) yang menunjukkan kasus sudah dilaporkan.
"Kasus ini juga sudah disampaikan ke POLDA Sulawesi Utara ya untuk ditindaklanjuti. Semoga besok pelakunya udah ketangkap ya guys, jangan sampai pelaku muncul hanya dengan video klarifikasi atau permintaan maaf. Aku berharap mereka tetap dihukum seadil-adilnya," tulis @tiramvisu yang dikutip TribunnewsWiki pada Selasa, 10 Maret 2020.
Banyak dari warganet pun yang memberikan komentar beragam terkait dengan kasus yang sangat menyedihkan ini.
"Mengingat korban akan mengalami (trauma) psikis yang sangat dalam dan trauma, jadi pelaku harus di hukum tanpa bebas dengan permintaan maaf saya," tulis akun @Arin2694 di Twitter menanggapi postingan KPPPA.
"Terima kasih kepada pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas tindakan yang telah dilakukan, kami akan menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari kasus ini," jawab akun @tiramvisu di Twitter KPPPA.
(TribunnewsWiki.com/Restu)