Update Virus Corona: Sebanyak 63.913 Pasien Sembuh, 4009 Orang Meninggal dari Total 113.358 Kasus

Perkembangan terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 4009 orang. Sementara jumlah korban sembuh masuk angka 63.913 pasien.


zoom-inlihat foto
sebuah-pasar-di-kota-tenggara-daegu-ebagai-tindakan-pencegahan-coronavirus.jpg
YONHAP / AFP
Pekerja pasar mengenakan disinfektan semprotan pelindung di sebuah pasar di kota tenggara Daegu pada 23 Februari 2020 sebagai tindakan pencegahan setelah wabah coronavirus COVID-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Update terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 4009 orang.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 63.913 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang tembus angka 113.358 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Selasa (10/3/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke 76 negara.

Meningkatnya angka ini turut diungkap oleh peneliti yang menyebut adanya kelambatan pengembangan vaksin.

Dilansir oleh cntechpost.com, Gregory Poland, seorang pemimpin redaksi jurnal ilmiah tentang vaksin mengungkap tentang fakta pengembangan vaksin corona saat ini.

Baca: Takut Kena Virus Corona, Wanita China Panaskan Uang Rp 6,5 Juta di Microwave, Nasibnya Berakhir Apes

Saat dunia termasuk Indonesia sedang panik corona, kini intelijen Israel bongkar rahasia China terkait virus corona yang selama ini ditutupi.
Saat dunia termasuk Indonesia sedang panik corona, kini intelijen Israel bongkar rahasia China terkait virus corona yang selama ini ditutupi. (Xinhua/Xiongci)

Virus corona yang menyebar di dunia melalui China sudah menyerang banyak orang mulai Januari 2020.

Namun hingga kini pengembangan tentang vaksin virus tersebut masih terus berjalan.

Banyak orang yang menyebut bahwa pengembangan vaksin untuk virus corona ini sangat lambat.

Gregory Poland menyebut memang pengembangan vaksin baru untuk virus corona ini harus hati-hati makanya sangat lambat.

Hal tersebut karena risiko tinggi, desain awal, percobaan hewan hingga total ada tiga uji klinis sebelum bisa diberikan pada manusia.

Baca: Kampung Halaman Valentino Rossi di Tavullia Turut Diisolasi karena Wabah Corona

Ilmuan akhirnya mengungkap alasan pengembangan vaksin untuk virus corona sangat lambat, WHO: perlu waktu 18 bulan.
Ilmuan akhirnya mengungkap alasan pengembangan vaksin untuk virus corona sangat lambat, WHO: perlu waktu 18 bulan. (YouTube WGBH News)

Pembuatan vaksin juga tergantung pada jenis virus dan teknologi yang digunakan.

Butuh waktu kira-kira 3 hingga 5 tahun atau bahkan 10 tahun dalam membuat satu antivirus.

"Coronavirus baru adalah coronavirus ketiga yang telah menyebar ke manusia dalam skala besar melalui penularan pada hewan dalam 18 tahun terakhir.

Dengan pengalaman dalam menangani sindrom pernafasan akut akut (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), kami memiliki platform teknologi yang relevan telah mengumpulkan data yang tersedia.

Ini memungkinkan kita untuk mempelajari lebih lanjut tentang coronavirus baru dan mendapatkan urutan virus.

Struktur kristal reseptornya telah dipecahkan dan diidentifikasi sebagai reseptor "angiotensin converting enzyme 2 (ACE2)". Kami juga memiliki kandidat vaksin berdasarkan SARS," kata Poland.

Baca: Resmi, Liga Italia Dihentikan Sementara Waktu akibat Virus Corona

Kapal pesiar Diamond Princess - dalam karantina karena kekhawatiran akan virus corona COVID-19 yang baru - di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama pada bulan Februari 19, 2020. Penumpang yang lega mulai meninggalkan kapal pesiar yang terkena virus corona di Jepang pada 19 Februari setelah dites negatif untuk penyakit yang kini telah merenggut lebih dari 2.000 jiwa di China. TRIBALLEAU CHARLY / AFP
Kapal pesiar Diamond Princess - dalam karantina karena kekhawatiran akan virus corona COVID-19 yang baru - di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama pada bulan Februari 19, 2020. Penumpang yang lega mulai meninggalkan kapal pesiar yang terkena virus corona di Jepang pada 19 Februari setelah dites negatif untuk penyakit yang kini telah merenggut lebih dari 2.000 jiwa di China. (TRIBALLEAU CHARLY / AFP)

Virus Corona di Indonesia

Indonesia mengumumkan adanya 13 kasus positif virus corona baru pada Senin (9/3/2020) petang.

Dengan demikian, total saat ini ada 19 kasus positif Covid-19 di Indonesia.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved