Beberapa pelaku kemudian melecehkan siswi tersebut dengan menyentuh badannya.
Terlihat ada seorang laki-laki yang memegangi tanganya, menampar muka siswi tersebut berkali-kali.
Tidak hanya laki-laki, perempuan yang ada di sana pun ikut melecehkan siswi tersebut dan menggerayangi tubuh sang korban.
Korban terus meronta dan mencoba melawan, namun kakinya sempat ditarik oleh seorang laki-laki yang memegangi kakinya.
Bahkan, saat ia mencoba untuk menyelamatkan dirinya, pinggul korban ditendang dengan kaki kiri oleh seorang laki-laki yang menggunakan kaos kaki berwarna hitam.
Mirisnya, perempuan yang ikut melecehkannya pun tertawa lepas.
Mulut dan muka korban pun terlihat ditutup menggunakan kain putih.
Para pelaku tidak berhenti membully dan melecahkan korban yang terus menangis dan meminta ampun.
Setelah beberapa waktu, akun twitter resmi KPPPA, @kpp_pa, menangapi video yang telah beredar luas tersebut.
"Sahabat perempuan dan anak, terima kasih atas laporannya. Saat ini @kpp_pa tengah berkoordinasi dan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait video dugaan kasus pelecehan seksual yang di post akun @tiramvisu," tulis akun twitter resmi @kpp_pa.
"Karena menampilkan identitas anak, stop menyebarkan video tersebut," pungkas postingan KPPPA.
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunManado/Arthur Rompis)