TRIBUNNEWSWIKI.COM - NF (15), gadis ABG pembunuh APA, anak 5 tahun di Jakarta Pusat, rupanya merupakan remaja yang pandai di sekolah.
Hal ini diungkapkan kepala sekolah dan tetangga yang mengenal keseharian NF sebagai gadis pendiam dan cerdas.
Seperti dikutip dari TribunJakarta, NF rupanya berprestasi di sekolah baik akademik dan olahraga dan memiliki hobi menggambar.
"Dia rajin di sekolah, selalu duduk paling depan dan jago menggambar," kata Purwaningsih, kepala Sekolah Menengah Pertama di Jakarta Pusat, tempat NF bersekolah.
Tetangga NF juga mengaku pelaku merupakan anak rumahan dan hampir tak pernah bermain keluar di lingkungan rumahnya.
"Anaknya jarang main di luar. Dia di dalam rumah terus. Pulang sekolah langsung masuk ke rumah," ucap Yuli (45), tetangga, Jumat (6/3/2020).
Baca: Teka-Teki Gambar Gadis SMP Pembunuh Bocah, Ada 13 Coretan Perempuan Sedih dan Tokoh Slender Man
Sofyan (47), Ketua RT setempat, menguatkan penuturan Yuli warganya.
Dari semua anggota keluarga, hanya ibu dan adik NF yang sering ke luar rumah.
"Dia (NF, red) keluar rumah paling ke sekolah. Setelah pulang langsung masuk ke rumah," ungkap Sofyan.
Sofyan mengakui, sekalipun diam dan jarang bergaul dengan anak-anak sebayanya, NF anak yang berprestasi.
"Sering menang lomba tenis meja," kata Sofyan.
Pernah Menyiksa Hewan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap bahwa NF bereaksi datar dan tak merasa bersalah saat memberi keterangan tentang tindakannya.
Demi mengetahui kondisi kejiwaan NF, polisi akan memberikan pendampingan psikolog.
"Penyidik bertanya bagaimana perasaannya setelah kejadian ini, satu yang paling gampang dan dikatakan (Saya puas)," kata Kombes Yusri di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020), dikutip dari TribunJakarta.
"Makanya pelaku akan kami lakukan pemeriksaannya secara psikologi." lanjutnya.
Karena juga dasar-dasar pelaku ini, yang berhak berbicara ya psikolog," ungkap Yusri.
Baca: Terinspirasi Film, Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun, Polisi: Rencana Sudah Tergambar di Buku Catatan
Yusri menambahkkan, reaksi NF tetap tenang saat polisi menanyakan pertanyaan yang sama berkali-kali.
"Tenang sekali dia. Jawabannya tenang dan santai. Itu berulang kali," ungkap Yusri.
Yusri juga menyebutkan bahwa NF dikenal suka binatang tapi juga menyiksanya jika muncul perasaan tidak senang.