"Iki dikepruk opo ora? (Ini dipukul atau tidak ya)" tanya Ganjar Pranowo.
Tentang pertanyaan Ganjar Pranowo, Risma memilih membela diri dengan mengatakan jika kadar marahnua hanya lima persen.
Sementara sisanya merupakan kepribadian yang sangat baik.
Baca: Ganjar Pranowo Akui Pernah Balas Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat : Belum Dijawab, Malah Ditangkap
"Pak Ganjar, saya kasih tahu. Saya itu marahnya cuma lima persen lah, sehari. Sembilan puluh lima persen itu baik banget," kata Tri Rismaharini.
Jawaban Tri Rismaharini yang terdengar ngegas ini langsung ditimpali Ganjar.
"Lho iya, saya percaya, ora sah methentheng, Mbak (tidak usah emosi)," sahut Ganjar Pranowo.
Tri Rismaharini pun lanjut menimpali dengan mengatakan kalau dirinya juga rajin menabung dan tidak sombong.
"Saya baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong."
Baca: Begini Aksi Gubernur dan Tokoh Politik ketika Main TikTok, Ada Ganjar Pranowo hingga AHY
Mendengar jawaban Tri Rismaharini yang tegas sekaligus ngegas ini membuat Ganjar ketakutan.
Ganjar merasa dirinya sedang dimarahi oleh Risma.
"Iya, iya, iya, ho o. Malah aku diseneni, to, ciloko iki (Malah aku yang dimarah, kan celaka)," ucap Ganjar Pranowo.
"Catat ya, marahnya lima persen sehari, akumulatifnya lumayan," sambungnya.
Kebiasaan marah-marah Rismaharini ini rupanya membuat Ganjar Pranowo memetik sebuah hikmah.
Yakni menjadikan kota Surabaya sebagai kota yang berhasil dan menarik.
"Anak mudanya kreatif, kotanya menjadi, bunganya banyak, tamannya bisa buat wisata, jadi seneng," puji Ganjar Pranowo. (TribunnewsWiki.com/Melia/TribunnewsMaker)