Update Terbaru Virus Corona - 5 Maret 2020: Total 53.276 Pasien Sembuh, 3284 Orang Meninggal

Perkembangan terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 3284 orang.


zoom-inlihat foto
virus-corona-italia-codogno-23.jpg
ANDREAS SOLARO / AFP
Virus Corona menyebar sampai di Italia. Dua orang meninggal dunia dari total 30 kasus. Pemerintah lokal menyarakan warganya untuk mengenakan masker saat berada di luar rumah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 3284 orang.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 53.276 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang total mencapai 95.169 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Kamis (5/3/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke lebih dari 76 negara.

Hingga saat ini, para ilmuwan masih belum dapat menentukan inang perantara virus corona yang meningkatkan risiko kekambuhan.

Baca: Ilmuwan China Mengidentifikasi Dua Jenis Virus Corona, Mengindikasikan Covid-19 Telah Bermutasi

Pekerja pasar mengenakan disinfektan semprotan pelindung di sebuah pasar di kota tenggara Daegu pada 23 Februari 2020 sebagai tindakan pencegahan setelah wabah coronavirus COVID-19.
Pekerja pasar mengenakan disinfektan semprotan pelindung di sebuah pasar di kota tenggara Daegu pada 23 Februari 2020 sebagai tindakan pencegahan setelah wabah coronavirus COVID-19. (YONHAP / AFP)

Sampai saat ini, para ilmuwan masih belum dapat menentukan inang perantara virus corona yang meningkatkan risiko kekambuhan.

Dilaporkan South China Morning Post, para pakar kesehatan telah menyoroti tantangan epidemic virus corona, dengan peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai risiko wabah virus corona yang dapat muncul kembali.

Meskipun WHO telah meningkatkan status risiko pada level tertinggi, penyebaran virus corona semakin meluas ke negara-negara di dunia.

“Wabah Virus Corona telah mencapai 'titik yang menentukan' dan memiliki 'potensi pandemi'," kata Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Dr Tedros Ghebreyesus.

Baca: Manajer Ducati Paolo Ciabatti Cemas MotoGP Amerika Serikat Juga Dibatalkan karena Wabah Corona

Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 beraktivitas saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 beraktivitas saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. (AFP/STR/CHINA OUT)

Dua Warga Depok Terinfeksi Corona

Dua orang warga Depok, Jawa Barat positif terinfeksi virus corona.

Ibu dan anak tersebut tertular virus corona Covid-19 dari seorang warga negara Jepang yang sempat menginap di rumah mereka.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kasus ini dan mengumumkan hal tersebut secara langsung di Istana dan didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Kita sudah menelusuri informasi tentang warga negara Jepang yang positif korona dan sebelumnya mengunjungi Indonesia.

Penelusuran itu menemukan dua perempuan, ibu dan anak berusia 64 dan 31 tahun yang telah berhubungan dengan warga Jepang itu, positif terinfeksi virus korona," tulis akun twitter resmi Presiden, @jokowi pada Senin (2/3/2020).

Baca: Kunci Istri di Kamar Mandi Karena Takut Tertular Corona, Pria Ini Tak Ditahan Polisi, Ini Alasannya

Jokowi juga mengimbau masyarakat Indonesia agar tak terlalu ketakutan.

"Virus korona ini gejalanya mirip flu, dan faktanya, sebagian besar pasien baik di RRT, Jepang, Iran, sampai Italia dapat sembuh dan pulih kembali.

Jadi kita tidak perlu terlalu ketakutan masalah ini, tetapi tetap harus hati-hati dan waspada dalam setiap beraktivitas," cuit akun @jokowi pada Selasa (3/3/2020).

Sementara itu dalam tweet selanjutnya, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah tengah berusaha maksimal agar kasus covid-19 ini tak meluas menjadi wabah dalam negeri.

"Dua warga negara Indonesia tengah dirawat di Jakarta karena positif terinfeksi virus korona. Pemerintah berupaya maksimal mencegah kasus ini meluas jadi wabah dalam negeri.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved