TRIBUNNEWSWIKI.COM – Dua WNI yang dinyatakan positif terjangkit Corona diduga tertular virus tersebut ketika bertemu warga negara Jepang di Restoran Amigos.
Terkait hal tersebut, Founder Restoran Amigos, Mulles Ron, bakal menutup restoran untuk sementara waktu.
Penutupan sementara itu, merupakan inisiatif dari pihaknya guna memastikan restoran Amigos terbebas dari virus Corona.
Sebelumnya pemerintah Indonesia mengumumkan 2 orang warga Indonesia, ibu dan anak, positif terkena virus Corona.
Baca: Restoran Amigos, Tempat Dansa WNI Positif Corona dan WN Jepang Tegaskan Karyawannya Bebas Virus
Baca: Duel Besar Arema vs Persib Diramaikan Virus Corona hingga Isu Keamanan
Sang anak berusia 31 tahun, sementara si ibu 64 tahun yang merupakan warga Depok, Jawa Barat.
Keduanya kini dirawat intensif di RSPI Sulianto Saroso, Jakarta Pusat.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, keduanya tertular dari warga negara Jepang.
Dikutip dari Kompas.com, informasi yang disampaikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, perempuan 31 tahun tersebut merupakan guru dansa.
Baca: Takut Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pria Emosi karena Penumpang Kereta Batuk Tanpa Gunakan Masker
Baca: Para Ilmuwan China Kembangkan Penelitian Vitamin C Dosis Tinggi Bantu Atasi Virus Corona
Perempuan tersebut tertular Corona saat berdansa dengan WN Jepang pada 14 Februari 2020.
Keduanya berinteraksi di restoran Amigos di bilang Kemang, Jakarta Selatan.
Mereka bertemu dalam kegiatan dansa yang diselenggarakan di restoran bergaya Meksiko tersebut.
Manager Restoran Amigos, Agus menjelaskan, kegiatan dansa latin itu merupakan agenda komunitas yang terbuka untuk umum.
Baca: Dari Liga 1 hingga Indonesia Open, Inilah Daftar Event Olahraga yang Terancam Imbas Virus Corona
Baca: Cek Harga Masker di Pasar Pramuka dan Toko Online, N95 Bisa Capai Rp 1,8 Juta Akibat Coronavirus
"Latin Night itu memang rutin kita adakan setiap hari Jumat. Sudah 10 tahun berjalan," ujar Manajer Amigos, Agus.
Agus mengatakan, warga negara asing maupun Indonesia kerap hadir dalam kegiatan tersebut.
"Warga asing memang ada, tapi masih lebih banyak lokalnya," tuturnya.
Dikutip dari Tribun Jakarta, Founder Restoran Amigos, Mulles Ron, mengambil langkah untuk menutup restorannya sementara waktu.
Baca: Penanganan Pemerintah di Kediaman 2 Pasien Virus Corona, Disterilkan Hingga Semprot Disinfektan
Baca: 2 WNI Positif Terjangkit Corona, Apakah Perawatannya Ditanggung BPJS ?
Meskipun belum mendapatkan informasi dari pemerintah, Mulles Ron mengatakan akan menutup Restoran Amigos selama 2 minggu.
"Walaupun kita belum dapat info dari pemerintah, kita akan tutup Amigos selama dua minggu," kata Mulles saat ditemui di restorannya di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).
Penutupan sementara itu, merupakan inisiatif dari pihaknya guna memastikan restoran Amigos terbebas dari virus Corona, dan demi keselamatan karyawan serta tamu restoran.
Ia menjelaskan, meskipun sehat, pihaknya tak ingim mengambil risiko.
Baca: 2 Orang yang Tinggal dengan 2 WNI Terjangkit Corona Dinyatakan Negatif, Berikut Penjelasan Kemenkes
Baca: Update Terbaru Virus Corona - 3 Maret 2020: Total 48.002 Pasien Sembuh, 3114 Orang Meninggal
"Tindakan itu kita ambil sendiri. Kita selalu jaga keselamatan karyawan dan tamu," ujarnya.
"Kami sehat, tapi kami tidak ingin mengambil risiko," lanjut dia.
Pihak restoran pun mempersilahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan.
Dalam hal ini, pengecekan dilakukan terkait dugaan bahwa restoran tersebut menjadi tempat penyebaran virus Corona.
Baca: Berikut Daftar 100 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Kasus Corona di 32 Provinsi di Indonesia
Baca: MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan karena Virus Corona, Valentino Rossi: Sangat Sulit Diterima
"Kalau memang beritanya seperti itu, monggo lah dari Dinas Kesehatan ke sini.
Ayo kita cek semua bareng-bareng," kata Agus saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2020).
Agus mengaku syok melihat banyaknya pemberitaakn tentang Amogos yang diduga menjadi tempat penyebaran virus corona.
Ia pun merasa tidak dapat membatasi jumlah warga negara asing (WNA) yang ingin berkunjung ke Amigos.
"Karena sebagai manajer restoran, saya tidak tahu apakah tamu tersebut terjangkit (Corona) atau tidak," ujar dia.
Baca: Indonesia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama, Harga Masker N95 Mencapai Rp 1,1 Juta per Boks
Baca: Inilah Bedanya Gejala Virus Corona dan Flu Biasa, Mirip Namun Ada Perbedaan Khusus
"Pemerintah seharusnya memperketat pengawasan di bandara-bandara sehingga bisa steril," tambahnya.
Sejak Jumat (14/2/2020), hari di mana dua warga Depok tertular Corona, Agus mengatakan tak satu pun karyawannya yang mengajukan izin sakit.
"Dari tanggal 14 Februari sampai detik ini, satu yang saya yakini adalah karyawan saya sehat," kata Agus.
"Alhamdulillah sampai hari ini semua karyawan sehat walafiat," tambah dia.
Baca: Ridwan Kamil Yakinkan Rumah 2 Warga Positif Corona di Depok Bebas Virus
Baca: Kontak Langsung 2 Pasien Virus Corona, 73 Warga Depok Dalam Pantauan, Mayoritas Perawat
(Tribunnewswiki.com/Saradita Oktaviani)