Update Terbaru Virus Corona - 3 Maret 2020: Total 48.002 Pasien Sembuh, 3114 Orang Meninggal

Berikut adalah update terbaru kasus virus corona yang menyebar ke lebih dari 33 negara.


zoom-inlihat foto
virus-corona-korea-selatan-2222.jpg
YONHAP / AFP
Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. YONHAP / AFP


"Kami jual buat eceran saja sih. Ada beberapa pesan distributor lagi kosong. Untuk per hari ini kami jual tinggi," ujar Asong kepada Kompas.com, Senin (2/3/2020).

"(Kalau) dapat harga murah, kami jual murah. Kalau dapat tinggi, ya jual tinggi sesuai pasaran," lanjut dia.

Asong mengambil sampel masker yang dijual di tokonya.

Untuk merek Sensimask, tokonya menjual dengan harga hingga 10 kali lipat lebih mahal.

"Masih dijual Rp 300.000-an per boks, isi maskernya 50 lembar. Kalau sebelum kasus corona itu harga per boks Rp 20.000-an per boks. Meningkat 10 kali lipat lebih," lanjut Asong.

Meski mematok harga tinggi, menurutnya, masih saja warga berbondong-bondong mencari masker untuk melindungi diri dari virus corona.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hendra, salah satu pemilik toko di LTC Glodok.

Hendra mengaatakan harga masker per boks nya bisa naik 10 kali lipat.

Faktor yang membuat harga naik karena permintaan yang tinggi dan harga dari distributor sudah naik.

"Tiga minggu lalu memang banyak, hari ini mulai meningkat lagi permintaan. Harga jual, Rp 1,1 juta itu merek 3M jenis N95, 8515 yang banyak dicari orang per box isi 50 lembar," kata Hendra.

Hendra mengatakan stok masker di tokonya juga menipis karena banyak warga yang mencari bahkan membeli dalam jumlah banyak.

"Untuk hari ini ada peningkatan ada tadi pagi begitu ada berita ada yang borong tadi, ada yang beli 50 karton atau dus, biasa enggak ada yang cari," ucap Hendra.

Selain merek 3M, Hendra juga menyebut merek lain seperti SensiMask juga sudah menipis stoknya.

Bahkan sebelum corona meluas, harga masker itu sudah mencapai Rp 250.000-Rp 350.000.

"Kalau biasa stok sudah tidak ada, sudah, Kalau Sensi sudah agak langka lah waktu pertama kali di China. Adapun sisa mungkin, itu harga sudah tinggi," kata Hendra

Update terbaru virus corona di Indonesia.
Update terbaru virus corona di Indonesia. (gisanddata.maps.arcgis.com)

Pentingkah Penggunaan Masker?

Terkait melonjaknya harga masker di pasaran, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tak ingin banyak berkomentar.

Ia justru menyarankan bahwa masker hanya dipakai apabila seseotang mengalami gejala kesehatan. "Kamu enggak sakit kok pakai masker, bikin harga mahal," ucap Terawan seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, yang lebih penting adalah meningkatkan imunitas tubuh ketimbang menggunakan masker. Justru, penggunaan masker dapat mengurangi asupan oksigen saat bernafas.

"Karena itu nomor satu cara menjaga kita bukan dengan panik atau paranoid khawatir. Namun dengan menjaga imunitas tubuh kita. Kalau sakit pakai masker, kalau sehat ya enggak usah, jadi mengurangi oksigen dalam badan kita juga," tutur Terawan.





Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved