Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sumanto adalah bekas pelaku kanibal asal Purbalingga, Jawa Tengah, Sumanto.
Sumanto lahir pada 3 Maret 1972 di Pelumutan, Purbalingga, Jawa Tengah dari pasangan Nuryadikarta dan Samen.
Pria dua istri ini dikenal pada awal tahun 2003 karena terlibat kasus pencurian mayat dan memakannya.
Sumanto memakan mayat karena percaya dapat memberinya kekuatan batin supranatural.
Para pakar kesehatan berpendapat bahwa Sumanto mengidap penyakit jiwa.
Atas kejahatannya tersebut, ia dihukum pidana selama 5 tahun.
Pada tanggal 24 Oktober 2006, ia dibebaskan bertepatan dengan Hari Idul Fitri. [1]
Baca: Frank Sinatra
Kehidupan Pribadi #
Masa kecil Sumanto disebut berkecukupan lantaran mendapat warisan dari kakek dan neneknya.
Sumanto adalah anak pertama dari pasangan Nuryadikarta dan Samen dengan empat saudara yaitu Mulyati, Karyono, Maryati, dan Mulyanto.
Pemilik nama panggilan Suman ini memiliki dua istri bernama Sutrimah dan Tugiyem dengan satu anak.
Ia bertemu istri pertamanya, Sutrimah saat bekerja di Lampung.
Pernikahan keduanya berjalan singkat lantaran ada kekerasan dalam rumah tangga.
Setahun setelah cerai, ia menjalin hubungan dengan seorang janda bernama Tugiyem.
Keduanya menikah tahun 1993 dan dikaruniai satu orang anak.
Setelah menikah lagi, Sumanto jarang pulang ke rumah.
Ia dikabarkan kembali bermasalah dengan kekerasan dalam rumah tangga.
Pernikahan keduanya berakhir dengan perceraian. [2]
Pendidikan #
Dalam hal pendidikan, Sumanto merupakan lulusan Sekolah Dasar di SD Negeri Pelumutan 1.
Niat ingin melanjutkan pendidikan terhambat lantaran nilainya tak cukup untuk masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia kemudian mengulang kelas 6 SD dan lulus setahun berikutnya.
Setelah lulus, Sumanto diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kemangkon.
Jarak rumah dan sekolahnya sejauh 3 km membuatnya sering berjalan kaki pulang-pergi setiap hari. [3]
Pekerjaan dan Kesibukan #
Sumanto mulai bekerja serabutan pada saat sekolah.
Sepulang sekolah, ia sering menggembala kambing dan mencari rumput.
Pada sore harinya, ia belajar ilmu agama di masjid sekitar rumahnya.
Sumanto dikabarkan juga sering bekerja serabutan di berbagai pabrik, satu di antaranya adalah perusahaan tebu, tempat ia bertemu istri keduanya.
Sementara pada malam hari, ia sering melihat layar tancap atau pementasan wayang.
Di sinilah keluarga Sumanto mulai mengalami kesulitan ekonomi.
Masalah ini mengakibatkan ia menjual semua perabotan rumah tangga demi memenuhi kebutuhan hidup.
Sumanto putus sekolah di bangku kelas 3 SMP karena beberapa alasan tertentu. [4]
Baca: Goa Langse
Kasus Kanibalisme #
Pada tahun 2003, Sumanto dikenal secara luas di Indonesia karena terlibat kasus pencurian mayat dan memakannya.
Ia mengaku percaya bahwa memakan mayat dapat memberinya kekuatan batin supranatural.
Sumanto menyebut telah memakan 3 orang di tempat yang berbeda, yakni di Lampung dan Purbalingga.
Kepercayaan Sumanto diberitakan media didasarkan pada kepercayaan mistis lokal.
Para pakar kesehatan berpendapat bahwa Sumanto mengidap penyakit jiwa.
Atas kejahatannya tersebut, Sumanto dihukum pidana selama 5 tahun, tetapi dibebaskan pada tanggal 24 Oktober 2006 yang bertepatan dengan Hari Idul Fitri.
Ia dibebaskan setelah beberapa kali mendapatkan remisi.
Stelah bebas, Sumanto ditampung di rumah rehabilitasi An-Nur, Bungkanel, Karanganyar, Purbalingga.
Sumanto dimasukkan di pesantren karena warga Purbalingga tidak menerima kembali Sumanto di desanya. [5]
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)
| Nama | Sumanto |
|---|
| Pendidikan | Lulusan SD |
|---|
| Dikenal karena | Kasus pencurian mayat dan kanibalisme |
|---|
| Lahir | 3 Maret 1972 |
|---|
Sumber :
1. aceh.tribunnews.com
2. aceh.tribunnews.com
3. www.boombastis.com
4. sajiansedap.grid.id
5. sajiansedap.grid.id