Pada 23 Januari 2020, pihak berwenang China menutup seluruh jalur transportasi baik masuk maupun keluar dari Wuhan.
Baca: Tes Kepribadian - Ungkap Karakter Anda dengan Memilih Gambar Kerajaan Mana yang Ada di Benak Anda?
Baca: Jauh dari Kata Higienis, Pengemasan Snack Ini Terinjak-injak Kaki Kotor Pekerjanya, Masih Mau Makan?
Selain itu, pihak berwenang juga menutup bisnis lokal untuk mengurangi penyebaran penyakit.
Peta di atas menunjukkan nilai NO2 di seluruh Tiongkok mulai 1-20 Januari, 2020 (sebelum karantina) dan 10-25 Februari (selama karantina).
Data dikumpulkan oleh Instrumen Pemantauan Troposfer (TROPOMI) pada satelit Sentinel-5 ESA.
Selain itu, sensor lainnya, yaitu Ozone Monitoring Instrument (OMI) pada satelit Aura NASA, juga telah melakukan pengukuran serupa.
Menurut para ilmuwan NASA, pengurangan polusi NO2 pertama kali terlihat di dekat Wuhan, namun pada akhirnya menyebar ke seluruh negeri.
Hingga Selasa (3/3/2020), virus corona telah terdeteksi setidaknya di 56 negara.
(Tribunnewswiki.com/Ron)