Covid-19 di Korea Selatan: Belum Satu Pekan Sembuh, Nenek 73 Tahun Kembali Dinyatakan Positif Corona

Belum satu pekan dinyatakan sembuh, nenek 73 tahun kembali dinyatakan positif terinfeksi virus corona untuk kedua kalinya dan kembali dirawat intensif


zoom-inlihat foto
virus-coronaaaaa.jpg
Kompas.com, Hai.Grid.id
Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). Belum satu pekan dinyatakan sembuh, nenek 73 tahun kembali dinyatakan positif terinfeksi virus corona untuk kedua kalinya dan kembali dirawat intensif.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jumlah pasien terinfeksi corona semakin bertambah setiap harinya.

Dari data yang dirilis SCMP pada Minggu, (1/3/2020), kasus yang terkonfirmasi mencapai 86,529 penderita secara global.

Dari angka tersebut, total orang yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 2.979 jiwa.

Meskipun demikian, angka kesembuhan juga terus meningkat yang kini mencapai 41.958 pasien dinyatakan telah pulih.

Sebanyak 61 negara telah mengkonfirmasi adanya temuan infeksi virus corona.

Di mana 5 urutan negara terbanyak dengan kasus Covid-19 adalah China, Korea Selatan, Italia, Iran dan Jepang.

Baca: Gara-gara Nama Virus Corona, Perusahaan Bir Terbesar di Dunia Ini Rugi Ratusan Juta Dolar AS

Baca: Ancaman Kim Jong Un Bagi Pejabatnya Jika Virus Corona Infeksi Korea Utara: Ada Konsekuensi Serius

Lansia di Korea Selatan kembali terkena corona setelah sebelumnya dinyatakan sembuh

Pejabat kesehatan Korea Selatan menyemprotkan desinfektan di depan sebuah rumah sakit di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020. Kasus koronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat dari 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan melonjak.
Pejabat kesehatan Korea Selatan menyemprotkan desinfektan di depan sebuah rumah sakit di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020. Kasus koronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat dari 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan melonjak. (YONHAP / AFP)

Seorang lansia berjenis kelamin perempuan dilaporkan terkena virus corona untuk kedua kalinya.

Sebelumnya nenek tersebut memang pernah dinyatakan positif terjangkit virus corona pada Februari lalu.

Dikutip dari The Korea Times, setelah menjalani proses karantina dan perawatan intensif, dirnya diperbolehkan pulang pada Sabtu, (22/2/2020).

Namun pada Kamis, (27/2/2020) sang nenek kembali mengalami gejala terinfeksi virus corona.

Hingga akhirmya dikatakan oleh Korea Centers for Disease Control and Prevention (KCDC), sang nenek kembali dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu, (29/2/2020).

Padahal sang nenek mengatakan dirinya tidak pernah berpergian keluar rumah setelah kepulangannya dari perawatan Covid-19 yang pertama.

Saat pertama kali dinyatakan positif terjangkit virus corona, sang nenek diperkirakan tertular dari sang putra dan menantunya.

Hal tersebut lantaran keduanya sempat mengunjungi Provinsi Guangdong, China.

Keduanya kemudian dinyatakan terinfeksi virus corona sekembalinya ke Korea Selatan.

Namun, untuk kasus kedua, sang nenek mengaku tidak bepergian kemanapun pasca dinyatakan sembuh dari Covid 19.

Kasus virus corona di Korea Selatan terus meningkat

Minggu (1/3/2020), diberitakan oleh The Korea Times pada pukul 11.23 waktu setempat, kasus virus corona di Korea Selatan bertambah 376 penderita.

Angka tersebut menambah total kasus virus corona di Korea Selatan menjadi 3,526 penderita.

Hingga saat artikel ini diunggah, jumlah kematian yang dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Korea Selatan adalah sejumlah 17 jiwa.

Dari angka 376 tersebut, 333 kasus diantaranya menjangkit wakga Daegu yang berada sekitar 300 km dari Seoul.

26 kasus diantaranya menjangkit warga Provinsi Gyeongsang, Korea Selatan.

Sejumlah wilayah metropolitan dan kota besar di Korea Selatan juga telah melaporkan adanya beberapa kasus.

Diantaranya 1 kasus di Ibu Kota Negara Korea Selatan, Seoul dan 1 lagi kasus dari Busan.

Setelah status kewaspadaan akan virus corona di Korea Selatan ditingkatkan menjadi merah atau tinggi, beberpa kota di negara tersebut mulai diawasi ketat.

Otoritas setempat kini mulai berfokus untuk menghentikan penyebaran virus corona di pusat penyebaran awal virus corona di Korea Selatan.

Yaitu di wilayah Daegu, Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan.

Penderita virus corona di Korea Selatan mencapai 893, kini ribuan orang penuhi jalanan antri beli masker di Daegu.
Penderita virus corona di Korea Selatan mencapai 893, kini ribuan orang penuhi jalanan antri beli masker di Daegu. (Ladbible)

Kondisi Korea Selatan pascawabah virus corona

Saat ini, hiruk pikuk Korea Selatan cukup menurun pascawabah virus corona melanda negeri gingseng tersebut.

Dilansir oleh Kompas.comKCDC mengatakan, lebih dari 85 persen kasus virus corona di Korea Selatan terjadi di Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara

Di antara para penderita yang dinyatakan positif terkena virus, 80 persen dapat diobati karena memiliki gejala ringan.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Kim Gang-lip, dan menambahkan bahwa sisanya akan memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Kini jalan-jalan di Daegu sebagian besar telah sepi selama berhari-hari, terlepas dari antrean panjang di beberapa toko yang menjual masker.

Pihak berwenang telah mendesak masyarakat untuk berhati-hati dan siapa saja yang menderita demam atau gejala pernapasan agar tinggal di rumah.

Meski begitu, pemerintah setempat mengatakan mereka tidak melakukan karantina di seluruh kota, seperti yang dilakukan di Wuhan, China.

Lonjakan jumlah kasus infeksi yang besar ini menyebabkan banyak acara dibatalkan atau ditunda.

Konser boyband BTS harus dibatalkan, sedangkan Kejuaraan Dunia Tenis Meja Tim  diundur penyelenggaraannya.

Musim ajaran baru di sekolah juga diundur satu minggu secara nasional, sedangkan di Daegu diundur tiga minggu.

Tentara militer AS dan Korea Selatan turut terkena dampaknya.

Mereka harus menunda latihan bersama yang awalnya direncanakan beberapa hari ke depan.

Perusahaan manufaktur Hyundai juga menghentikan operasional di salah satu pabriknya di Ulsan, usai seorang karyawannya dinyatakan positif virus corona.

Baca: BTS Batalkan Konser Map of The Soul Tour di Seoul Karena Virus Corona, Fans Sumbangkan Uang Tiket

Baca: 136 Pasien Terkait Virus Corona di Indonesia dalam Pengawasan, Ternyata Negatif

Baca: 6 Kota di Indonesia Disebut Zona Kuning Penyebaran Virus Corona, Kemenkes Pastikan Tidak Benar

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, KOMPAS/Aditya Jaya Iswara)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved