'Suapi' 77 Siswa di NTT dengan Kotoran Manusia, Oknum Pendamping Asrama Juga Kerap Lakukan Kekerasan

Pelaku 'Suapi' 77 Siswa di NTT dengan kotoran manusia ternyata juga kerap melakukan kekerasan fisik.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-perundungan.jpg
freepik.com
ilustrasi perundungan


Pembina siswa tersebut mengancam para siswa jika berani menceritakan kejadian menjijikkan tersebut.

Para siswa yang tak bisa apa-apa ini pun mengaku ketakutan.

Mereka takut disiksa oleh pembinca siswa.

Meskipun begitu, ternyata ada seorang siswa nekat pulang ke rumah untuk memberitahu orangtua.

Siswa yang tak disebutkan namanya ini pun menceritakan kronologinya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum mau buka suara.

Pihak sekolah baru menggelar rapat dengan orangtua siswa.

Baca: 2 Guru Pembina Pramuka Tragedi Susur Sungai Ditetapkan Jadi Tersangka, Lakukan Kesalahan Fatal Ini

Tanggapan Wali Murid

Kasus ini tentu membuat para wali murid merasa kecewa.

Beberapa wali murid menyebut ingin hukuman tegas untuk pelaku.

"Menurut saya, pihak sekolah beri tindakan tegas bagi para pelaku. Yang salah ditindak tegas. Bila perlu dipecat saja," ujar Martinus, seorang wali murid.

Martinus memutuskan supaya anaknya pindah sekolah kareja kejadian ini.

"Saya juga memutuskan untuk pindahkan anak dari sekolah ini. Biar pindah dan mulai dari awal di sekolah lain saja," kata dia.

Baca: Jadi Tersangka Tragedi Susur Sungai, Guru SMPN 1 Turi Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

(TribunnewsWiki/cva/Ami Heppy)

 




BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved