Seorang tamu Italia yang dinyatakan positif virus corona sekarang sudah dikarantina di Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria di ibukota Tenerife, Santa Cruz.
Informasi yang didapat dari Telegraph, Angel Victor Torres Presiden Kepulauan Canary membenarkan protokol penanganan virus corona telah diaktifkan untuk turis Italia di selatan Tenerife pada Senin malam.
"Hasil dari tes pertama yang dilakukan di Canaries adalah positif. Besok tes baru akan berlangsung di Madrid.
Pasien telah dikarantina," kata Torres.
Dilansir dari Daily Mail, Seorang juru bicara otoritas kesehatan regional memberikan penjelasan lanjutan, protokol menuliskan bahwa tes kedua harus dilakukan di Pusat Mikrobiologi Nasional di Institut Kesehatan Carlos III di Madrid.
"Pasien sudah dikarantina dan berada di bawah perawatan petugas kesehatan," jelas sumber tersebut.
Berita soal karantina ini datang bersamaan dengan terkonfirmasinya kasus positif yang dilakukan Austria dan Kroasia.
Otoritas Kesehatan di Kepulauan Canary memberikan perintah penutupan Hotel H10 Costa Adeje Palace di Tenerife Selatan pada Senin.
Hsl tersebut dilakukan ketika Spanyol menunggu bukti pasti dari kasus ketiga di negaranya.
Hotel ini sendiri dipakai oleh perusahaan paket liburan Tui dan Jet2Holidays.
Sebanyak 1.000 tamu itu telah ditempatkan di isolasi untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona lebih lanjut.
Seorang turis berkebangsaan Inggris melukiskan situasi yang dialaminya sebagai "liburan dari neraka."
Baca: Korban Virus Corona di Korea Selatan Capai 893, Kini Ribuan Orang Penuhi Jalanan Antri Beli Masker
Baca: Sudah Berjuang Mati-Matian Rawat Pasien Virus Corona, Kini 3.000 Tim Medis di China Malah Terinfeksi
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid/Kaa)