Pengunduran Dirinya Telah Sah, Mahathir Mohamad Resmi Bekerja sebagai Perdana Menteri Sementara

Dr Mahathir Mohamad mulai bekerja sebagai Perdana Menteri sementara Malaysia. Mahathir dilaporkan tiba di Putrajaya, kantor perdana menteri Malaysia.


zoom-inlihat foto
pm-malaysia-mahathir-mohammad-09.jpg
Instagram: @chedetofficial
Pagi ini Selasa (25/2/2020) Dr Mahathir Mohamad datang di Putrajaya untuk kembali bekerja sebagai Perdana Menteri Sementara Malaysia hingga PM baru terpilih


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dr Mahathir Mohamad mulai bekerja sebagai Perdana Menteri sementara Malaysia.

Mahathir dilaporkan tiba di Putrajaya, Kantor Perdana Menteri Malaysia, pagi ini Selasa (25/2/2020), waktu setempat.

Pria 94 tahun ini datang dengan kendaraan resmi dan terlihat melambai kepada wartawan yang menunggu di luar gedung.

Sebelumnya, Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah resmi telah menyetujui pengunduran diri Mahathir.

Namun sebelum perdana menteri baru terpilih, Sultan Abdullah mengangkat Mahathir sebagai perdana menteri sementara, dilansir Bernama.

Baca: SAH! Pengunduran Diri PM Malaysia Mahathir Mohamad Disetujui Raja Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa

Raja Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Musta'in Billah (kanan) menyetujui pengunduran diri PM Malaysia, Mahathir Mohamad (kiri)
Raja Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Musta'in Billah (kanan) menyetujui pengunduran diri PM Malaysia, Mahathir Mohamad (kiri) (Mohd RASFAN / AFP)

Masih Pimpin Malaysia

Kepala Sekretaris Pemerintah Malaysia, Mohd Zuki Ali menerangkan bahwa Mahathir masih akan memimpin selama periode sementara.

Mahathir akan mengelola administrasi negara sampai PM baru ditunjuk dan kabinet baru terbentuk.

Dalam pernyataannya, Zuki Ali menambahkan bahwa sesuai saran PM, Raja Abdullah menyetujui pencabutan wakil perdana menteri, menteri, wakil menteri, dan sekretaris negara.

Baca: Kronologi Mahathir Mohamad Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Perdana Menteri Malaysia

Perdana Menteri Malaysia tahun 2018 Mahathir Mohamad mengatakan pemerintah akan menghapus hukuman mati.
Perdana Menteri Malaysia tahun 2018 Mahathir Mohamad mengatakan pemerintah akan menghapus hukuman mati. (Reuters: Lai Seng Sin untuk ABC News)

Pengunduran Diri Mahathir

Sebelumnya, pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia telah disetujui oleh Raja Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, Senin sore (24/2/2020).

Raja Abdullah juga menunjuk Dr Mahathir sebagai perdana menteri sementara sampai perdana menteri baru terpilih.

Aturan tersebut tercantum dalam Konstitusi Federal Pasal 43 ayat 2 poin a.

"Dalam periode ini, ia (Dr Mahathir) akan mengurus administrasi negara sampai perdana menteri baru terpilih dan dibentuk," kata Mohd Zuki Ali, Kepala Sekretaris Pemerintah.

Sebelumnya pada hari yang sama, Dr Mahathir Mohamad mengajukan pengunduran dirinya sebagai PM dan Ketua Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu).

Berhentinya Mahathir berlangsung di tengah banyak spekulasi yang muncul perihal siapa sosok dan partai yang akan menggantikannya berkuasa.

Baca: Jenderal Iran Qasem Soleimani Dibunuh AS, PM Malaysia Mahathir Mohammad: Negara Muslim Harus Bersatu

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (AFP/Kazuhiro Nogi) (AFP/Kazuhiro Nogi)

Janji Palsu Mahathir?

Janji Mahathir dan Koalisi Pakatan Harapan dahulu yang akan memberikan kepemimpinan kepada Anwar Ibrahim disebut palsu belaka.

Bukan sebuah rahasia lagi bahwa Mahathir tidak pernah benar-benar mau menginginkan pimpinan Parti Keadilan Rakyat (PKR) tersebut menjadi pemimpin negeri Jiran.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved