Artinya ada penggunaan zat yang mengandung amfetamin tersebut.
"Misal pada penggunaan amfetamin tipe stimulan seperti sabu atau ekstasi," kata Hari.
Apabila dibandungkan dengan pemeriksaan urin, pemeriksaan pada rambut dinilai lebih efektif.
“Pemeriksaan rambut mempunyai detection window yang lebih besar.
Artinya dapat mendeteksi pemakaian yang lebih lama," jelas Hari.
Baca: Terus Kena Bully, Kekasih Lucinta Luna Ungkap Identitas Dirinya, Terlihatnya Saja Seperti Apa
Baca: Baru Beberapa Malam di Tahanan, Lucinta Luna Sudah Buat Abash Heran: Minta Bayarkan Utang
Sebab, dengan pemeriksaan rambut dapat diketahui seseorang mengonsumsi narkotika hingga 90 hari ke belakang.
Kendati demikian, tergantung juga pada lama atau tidaknya pemakaian obat-obatan yang mengandung zat adiktif ini.
"Semakin lama seseorang menggunakan (obat-obatan mengandung zat adiktif),
maka makin mudah untuk mendeteksinya di rambut," papar Hari.
Baca: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Selasa 18 Februari 2020, Gemini Berjuang, Cancer Sayang-sayangnya
Baca: Ramalan Zodiak Karier Selasa 18 Februari 2020: Aquarius Tak Bisa Bilang Tidak, Leo Harus Teguh
(TribunnewsWiki.com/Saradita Oktaviani/Kompas.com)