TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan terbaru kasus virus Corona di China dan seluruh dunia, pasien sembuh tembus angka 10.610.
Jumlah pasien sembuh ini sejalan juga dengan meningkatnya angka pasien meninggal dunia yang mencapai 1775 pasien.
Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi dengan total 71.326 kasus.
Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Senin (17/2/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke lebih dari 22 negara.
Organisasi kesehatan dunia / World Health Organization (WHO) sebelumnya pada Sabtu, (8/2), sempat mengatakan bahwa kenaikan angka ini merupakan hal yang wajar.
Sementara pihak China sendiri sampai berita ini dibuat masih terus berupaya mengatasi wabah yang menjadi sorotan dunia.
Baca: Disneyland Hong Kong Pinjamkan Lahan Seluas 60 Hektar untuk Fasilitas Karantina Pasien Corona
China Terus Lawan Virus Corona
Presiden Xi Jinping menggelar pertemuan dengan staf medis dan pasien di Beijing pada Senin (10/2/2020).
Dalam pertemuan itu, Xi yang menyebut patogen itu sebagai 'Iblis' menyatakan perlunya kebijakan lebih kuat untuk mencegah penyebaran.
Dari kantor Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebuah tim pakar diberangkatkan dan mendarat di Beijing pada Senin malam waktu setempat.
Tim tersebut dipimpin Dr Bruce Aylward.
Dia adalah dokter veteran yang memimpin tim respons pada 2014-2016 saat wabah Ebola di Afrika Barat.
Saat memberangkatkan tim itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan terdapat kekhawatiran soal fakta penularan terbaru.
Tedros mengatakan saat ini, kondisi yang beredar adalah pasien tertular dari penderita yang tidak pernah bepergian ke Negeri "Panda".
Di Inggris, pemerintah mencatatkan total delapan kasus penyebaran virus corona pada Senin, dan mencetuskan wabah ini adalah ancaman serius.
Sementara Presiden AS Donald Trump memprediksi wabah ini akan berakhir pada April mendatang, di saat cuaca menjadi lebih panas.
Ucapan Trump ini disebut bertentangan dengan keterangan yang disampaikan oleh pejabat kesehatan AS.
Baca: Virus Corona Telah Merambah Hingga ke Mesir, 1 Warga Asing Diisolasi
Sembuhnya Pasien Tertua
Seorang pasien berusia 96 tahun dilaporkan berhasil sembuh dari virus corona setelah mendapat perawatan intensif selama tiga hari di sebuah rumah sakit di China.
Perempuan bernama keluarga Lu ini diyakini merupakan orang tertua di China yang tertular dan sembuh dari penyakit mematikan tersebut.
Lu berusia empat tahun lebih tua dari pemegang rekor sebelumnya yang telah pulih pada minggu lalu.
Penyebaran virus corona telah menewaskan sedikitnya 1.383 orang dan menginfeksi 64.640 orang di seluruh dunia.
Lu adalah satu dari 6000-an pasien sembuh akibat virus corona di China.
Baca: Gara-gara Virus Corona, Pria Usia Tua Ancam Bakar Diri Sebab Tak Bisa Gelar Pesta Ulang Tahun
Dibawa ke RS
Pensiunan ini resmi keluar dari Rumah Sakit Zhejiang (Universitas Zhejian) pada sore hari kemarin (14/2), waktu setempat.
Sebelumnya, Lu dirujuk dari rumah sakit lokal ke RS Zhejiang untuk dilakukan perawatan intensif.
Mengingat usia lanjut Lu gejalanya yang cukup parah, Lu dibawa ke unit perawatan intensif, dalam sebuah pernyataan rumah sakit melalui media sosial, dilansir Daily Mail.
Kondisi Lu membaik setelah diberi aneka macam pengobatan anti-virus, termasuk pemberian hormon tambahan dan terapi oksigen.
Lu diizinkan meninggalkan rumah sakit untuk melanjutkan pengobatannya di sebuah rumah sakit lokal di Kota Ningbo.
Hasilnya pun membaik setelah dilakukan dua kali tes asam nukleat selama berturut-turut.
Asam nukleat membaik, pihak rumah sakit juga melakukan CT Scan terhadap paru-parunya.
Awal Mula Terinfeksi
Sebuah video viral yang dikutip Zhejiang News memperlihatkan seorang warga lanjut usia dibawa lari ke rumah sakit dengan ambulans.
Dr. Sheng Jifang, Direktur Departemen Penyakit Infeksi menyebut pensiunan tersebut tertular virus dari salah satu putrinya yang datang ke rumah setelah bertemu dengan temannya.
Kepada Zhejiang News, Sheng Jifang menyebut nenek tersebut sering tinggal di rumah. Namun karena putrinya sedang menghadiri pertemuan di (daerah) Ningbo, ia pulang untuk menjaganya, dan terkena infeksi.
Perawatan Terhadap Lansia
Sekretaris Rumah Sakit, Liang Tingbo menuturkan bahwa sulit merawat pasien lansia seperti Lu.
Ia menyebut pasien dengan usia lanjut biasanya memiliki penyakit lama bawaan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Menurutnya sulit bagi dokter untuk merancang perawatan medis layak dengan tidak mengganggu pengobatan rutin untuk penyakit bawaan lama mereka.
Namun demikian, Liang menegaskan bahwa pihak rumah sakit akan selalu memberikan perawatan kepada Lu untuk memastikan kondisinya tidak memburuk dalam 48 jam awal saat masuk RS.
Lu dilaporkan memiliki riwayat yang rendah untuk tekanan darah tinggi.
Selama perawatan, ia menunjukkan tanda positif dan dapat pulih dengan cepat.
Pasien Lansia Lainnya.
Pada hari Jumat lalu (14/2), seorang pria berusia 92 tahun juga dikabarkan sembuh dari virus corona.
Ia dilaporkan resmi meninggalkan rumah sakit di Yichang, Provinsi Hubei, China.
Sebelum kasus Lu, pria ini merupakan orang tertua di China yang sembuh dari penyakit tersebut, dilansir The Paper.
Pria yang juga seorang pensiunan ini dirawat di sebuah rumah sakit selama dua minggu dan kemudian sembuh.
--
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)