TRIBUNNEWSWIKI.COM - Langkah mencegah penyebaran virus Corona Covid-19, masyarakat diimbau untuk menghindari perkumpulan banyak orang.
Sebab, hal tersebut dapat menimbulkan potensi virus corona menyebar dengan cepat di kerumunan orang.
Maka untuk menghindari hal tersebut, acara seperti konser, pertemuan hingga pesta telah dilarang di China dan beberapa negara lainnya.
Namun, pria yang satu ini nampaknya tak peduli dengan hal itu.
Melansir dari Sosok.id yang mengutip dari World of Buzz, seorang pria mengamuk karena acara ulang tahunnya dibatalkan oleh pihak berwenang.
Ia bahkan mengancam akan melakukan aksi bakar diri.
Menurut NST, insiden tersebut terjadi di Chogqing dan pesta tersebut seharusnya diselenggarakan pada akhir Januari.
Orang yang berulang tahun, pria 59 tahun bermarga Wang, telah berencana mengadakan jamuan makan untuk 10 meja.
Tapi pihak berwenang tidak mengizinkannya untuk menggelar pertemuan sebagai upaya mencegah penyebaran wabah.
Mereka berkata Wang harus membatalkan pesta.
Tak terima pestanya dibatalkan begitu saja, Wang pun menjadi marah hingga mengamuk.
Baca: Waspada Virus Corona, Harga Masker di Indonesia Lebih Mahal dari Emas, Diduga Ditimbun Distributor
Tapi ia membawa petasan, bensin, dan korek api.
Ia lalu mengikatkan petasan di pinggangnya dan menuangkan bensin ke dadanya.
Wang kemudian mengancam komite desa.
Ia berteriak mengatakan akan menggunakan korek api untuk membakar dirinya jika mereka tidak mengizinkannya untuk mengadakan pesta ulang tahun.
Dia kemudian pergi ke kantor komite desa untuk mengadu.
Beruntung dirinya tak terluka sedikit pun usai sang polisi menangkapnya dengan tuduhan perilaku tidak tertib.
Berbagai hal sudah dilakukan China untuk menekan jumlah orang yang terkena virus corona.
Tetapi, orang-orang yang egois seperti Wang membuat keadaaan justru menjadi tambah kacau.
Bahkan, dengan keegoisan tersebut, jumlah orang yang akan tertular juga akan semakin bertambah dengan cepat.
Melansir dari South China Morning Post, hingga Jumat (14/2/2020) ini sudah ditemukan 64.434 kasus, 1.383 meninggal, dan 5.954 dinyatakan sembuh.
Baca: Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai
Baca: Jurnalis China Menghilang Setelah Liput Wabah Corona di Wuhan, Diduga Ditangkap Paksa Pemerintah
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)