Korea Utara Siap Tembak Mati Pasien Terjangkit Virus Corona Agar Tidak Menular ke Masyarakat

Kim Jong Un mengatakan akan mengeksekusi warganya yang terjangkit virus corona jika tidak mau mematuhi peraturan isolasi dan karantina.


zoom-inlihat foto
korea-utara-corona.jpg
Kompas.com, TribunnewsWiki.com
Korea Utara akan melakukan tindakan militer tegas jika warganya yang terkena virus corona tidak mau diisolasi dan dikarantina


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona yang hingga kini telah memakan korban sebanyak 1383 orang, telah merambah ke Korea Utara.

Walaupun awalnya tidak terdeteksi adanya penyebaran virus corona di negara ini, ternyata seorang pejabat pemerintah Korut positif terjangkit virus ini.

Dilansir dari New York Post oleh Kompas.com, Korea Utara telah mengeksekusi seorang pasian yang terinfeksi virus corona karena ia meninggalkan karantina tanpa izin.

Pasien yang juga seorang pejabat ini pergi ke sebuah pemandian umum saat ia mengetahui ia mengidap virus corona dan sedang di karantina.

Ia ditempatkan di ruang isolasi setelah melakukan perjalanan ke China.

Namun, ia pergi tanpa izin dan dinilai membahayakan masyarakat umum karena dapat menularkan virus corona.

Baca: Virus Corona Telah Merambah Hingga ke Mesir, 1 Warga Asing Diisolasi

Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, mengatakan akan melakukan tindakan tegas secara hukum militer bagi siapapun yang meninggalkan lokasi karantina tanpa melapor terlebih dahulu.

Media Korea Utara mengatakan, lembaga pemerintahan dan orang asing yang tinggal di Korea Utara juga harus mematuhi peraturan tersebut.

Kemarin, Pyongyang, Ibu Kota Korea Utara, mengumumkan bahwa karantina telah diperpanjang hingga 30 hari.

Dua kali lipat dari yang direkomendasikan oleh bos kesehatan dunia.

Kim Jong Un juga hampir sepenuhnya menutup perbatasan dengan China, satu-satunya sekutu diplomatik mereka.

Bahkan, penerbangan dan kereta dibatasi hingga ada yang ditutup.

Korea Utara Siap Hadapi Virus Corona

Minggu lalu, Kementerian Kesehatan Korea Utara, Song In Bom, mengatakan kepada media pemerintahan bahwa jika virus itu masuk ke negara mereka, mereka siap.

Walaupun begitu, pastinya Korut akan membutuhkan pasokan alat pencegahan virus corona seperti masker, antibiotik, dan antivirus.

Tidak hanya itu, Korea Utara juga harus menyiapkan beberapa alat kesehatan yang steril dan bersih untuk menangani pasien virus corona.

Baca: Perkembangan Terbaru Kasus Virus Corona 15 Februari: 1383 Orang Meninggal Dunia, 6767 Pasien Sembuh

Update Virus Corona di China 

Jumlah korban meninggal dunia akibat virus corona telah mencapai 1383 pasien, sedangkan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 6768 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang mencapai 64.454 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Sabtu (15/2/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke lebih dari 22 negara.

Organisasi kesehatan dunia / World Health Organization (WHO) sebelumnya pada Sabtu, (8/2), sempat mengatakan bahwa kenaikan angka ini merupakan hal yang wajar.

Sementara pihak China sendiri sampai berita ini dibuat masih terus berupaya mengatasi wabah yang menjadi sorotan dunia.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Dinar Fitra Maghiszha, Kompas.com/Virdita Rizki Ratriani)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved