Waspada Virus Corona, Harga Masker di Indonesia Lebih Mahal dari Emas, Diduga Ditimbun Distributor

Virus Corona ikut memengaruhi harga masker di pasaran. Hingga kini, harga masker terus melonjak mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.


zoom-inlihat foto
harga-masker-naik-karena-corona-virus.jpg
scmp.com
Di Hong Kong, harga masker wajah naik 30% pada 24 Januari 2020.(scmp.com)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kekhawatiran terhadap Covid-19 (virus corona) kini tengah mengintai semua negara.

Hal ini ikut memengaruhi harga masker yang ikut meroket, termasuk di Indonesia.

Melonjaknya harga masker di Indonesia ikut menyita perhatian media internasional.

Dilansir oleh Kompas.com yang mengutip dari Reuters, harga masker di tanah air mengalami kenaikan hingga 10 kali lipat dari harga asli.

Baca: Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai

Bambang Darmadi, seorang penjual peralatan kesehatan salah satu toko di Jakarta, menyebutkan, satu kotak masker biasa berisi 50 lembar saat ini dijual seharga Rp 200.000.

Padahal, harga normal sebelum wabah virus corona terjadi adalah Rp 20.000.

Menurut Darmadi, lonjakan harga masker berkisar sampai Rp 10.000 setiap harinya.

Sementara itu, media Pemerintah Singapura, Straits Times, juga ikut memberitakan bahwa harga satu kotak masker N95 sebanyak 20 lembar mencapai Rp 1,5 juta.

Masker N95
Masker N95 (California Healthline)

Harga tersebut melebihi nilai satu gram emas yang saat ini berkisar Rp 800.000.

Media ini juga melaporkan kenaikan harga lebih tinggi untuk masker biasa.

Satu kotak berisi 50 lembar mencapai Rp 275.000 dengan harga normal kisaran Rp 30.000.

Adapun turut diketahui, di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, harga Masker N95 kini menyentuh Rp 1,6 juta per boks yang berisi 20 buah.

Padahal harga normalnya hanya berkisar Rp 195.000 per boks.

Selain itu, harga masker biasa pun juga tidak kalah melonjak.

Kini, harga masker biasa mencapai Rp 170.000 hingga Rp 350.000 per boksnya yang berisi 50 buah. Harga normalnya padahal hanya sekitar Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per boks.

Deby, pemilik toko "Aman Farma" yang menjual perlengkapan medis mengatakan, meski harga Masker N95 masih tinggi, namun peminatnya justru kini berkurang.

"Mungkin karena kemarin pemerintah stop penerbangan ke China," kata Deby di lokasi, Kamis (13/2/2020).

Kendati demikian, Deby mengaku stok masker N95 kini masih langka di distributor yang ada di Jakarta.

Hal itu membuat stok Masker N95 yang dijualnya terbatas.

Deby menjelaskan, kini masker biasa justru peminatnya meningkat drastis dibanding masker N95.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved