Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai

Soal warga China yang positif virus corona setelah liburan di Bali, Kemenkes sebut diduga tertular di Shanghai.


zoom-inlihat foto
warga-china-dinyatakan-positif-corona-setelah-kunjungi-bali-dan-naik-lion-air-1.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Muzzafar Kasim/Kementerian Kesehatan Malaysia/AFP/Wartakota
Soal warga China yang positif virus corona setelah liburan di Bali, Kemenkes sebut diduga tertular di Shanghai.


Mulai dari mengidentifikasi tempat menginap hingga tempat-tempat yang di kunjungi Jin selama di Bali, tempatnya di Nusa II.

Hal tersebut diungkapkan Ketut Suarjaya dalam acara Prime Time News yang diunggah di kanal YouTube Metro TV News, Kamis (13/2/2020).

Baca: Jepang Laporkan 1 Orang Meninggal Karena Virus Corona, Wanita Berusia 80 Tahunan

Baca: Nampak Satelit, Wuhan Berwarna Merah Menyala, Ilmuan Klaim Akibat Kremasi Mayat Korban Corona

"Tetapi dari pelacakan itu dan menurut perhitungan masa inkubasi dan riwayat perjalanan kan dia sudah meninggalkan Bali."

"Sampai dia positif virus corona, sudah 8 hari setelah dia (Jin) meninggalkan Bali," terang Ketut Suarjaya.

Oleh sebab itu, Ketut Suarjaya menyatakan dari analisis riwayat perjalanan tersebut, ia memastikan bahwa tidak ada penularan virus corona di Bali oleh warga negara China tersebut.

"Kemungkinan ini penularannya di China sendiri karena sudah melewati masa inkubasi 7 hari ya."

"Itu kemungkinan pertama, kalau misalnya masa inkubasi 3-7 hari."

"Kalau dengan perhitungan masa inkubasi sepanjang 14 hari, artinya dia selama di Bali kan masa inkubasi terjadi," terangnya.

Orang-orang yang memakai masker pelindung saat berjalan di distrik Kwun Tong Hong Kong pada 23 Januari.
Orang-orang yang memakai masker pelindung saat berjalan di distrik Kwun Tong Hong Kong pada 23 Januari. (Bloomberg via SCMP)

Namun, menurut Ketut Suarjaya, sampai saat ini di Bali sendiri juga belum ada kasus yang ditemukan terkait virus corona.

"Artinya kalau dia dalam masa inkubasi atau masih terpapar di sana terus dia menularkan kepada orang lain."

"Jadi asumsinya, pasti ada orang yang terpapar dan ini sudah hari ke 16 sejak dia meninggalkan Bali."

"Jadi perhitungan kami tidak ada penularan di Bali," tegasnya.

Dari data yang ditangani di Bali, menurut Ketut Suarjaya, memang ada 20 orang yang diobservasi di Bali.

Namun, 14 orang di antaranya berdasarkan hasil tes laboratorium dinyatakan negatif virus corona.

"Artinya tidak ada satupun sampai saat ini kasus virus corona yang terjangkit di Bali," lanjutnya.

"Sehingga dengan asumsi seperti itu dengan data seperti itu ya kami sampaikan bahwa di Bali belum terpapar adanya virus corona," tegas Ketut Suarjaya.

Baca: Bukan Virus Corona, Indonesia Harus Waspada Penyakit Bahaya Ini: Ada 3.256 Kasus dan 27 Korban Tewas

Baca: Rekaman Mengerikan Ribuan Gagak Berpesta Dengan Mayat Korban Virus Corona Di Atas Langit Wuhan

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved